This Author published in this journals
All Journal JKK
Ludfi Dini Arasta
Akademik Kebidanan Bhakti Putra Bangsa Purworejo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PELAKSANAAN RAWAT GABUNG DENGAN PERILAKU IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI POLINDES HARAPAN BUNDA DESA KALIGADING KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL TAHUN 2010 Ludfi Dini Arasta
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v3i1.41

Abstract

Latar belakang : ASI Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah lahir sampai bayiberumur 6 bulan tanpa pemberian tambahan cairan dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang,pepaya, bubur nasi dan tim. Meskipun rawat gabung dan pemberian ASI Eksklusif merupakan alat untukmenjalin kasih sayang antara ibu dan bayi tapi pada kenyataannya banyak Rumah Sakit, Puskesmas klinikdan Rumah Bersalin yang belum melaksanakan rawat gabung sehingga dapat mempengaruhi perilaku ibudalam memberikan ASI.Tujuan penelitian: untuk mengetahui Hubungan Pelaksanaan Rawat Gabung dengan Perilaku Ibudalam memberikan ASI Ekslusif di Polindes Harapan Bunda Desa Kaligading Kecamatan Boja KabupatenKendal Tahun 2010.Metode penelitian: desain penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan CrossSectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan normal di Desa KaligadingKecamatan Boja Kabupaten Kendal sebanyak 35 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisadatanya menggunakan metode Fisher Exact.Hasil penelitian: Berdasarkan uji statistik Fisher Exact didapatkan hasil nilai p value 0,035 (0,035 <0,05) sehingga ada hubungan pelaksanan rawat gabung dengan perilaku ibu dalam memberikan ASIEksklusif di Polindes Harapan Bunda Desa Kaligading Kecamatan Boja Kabupaten Kendal.