Latar Belakang : Angka kematian ibu (AKI) sebagai salah satu indikator kesehatan ibu. DiIndonesia AKI masih tinggi bila dibandingkan dengan AKI di Negara ASEAN lainnya.Menurut data dari Survai Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 AKI di Indonesiaadalah 228 per 100.000 kelahiran hidup, di DIY (2009) ada 105 per 100.000 kelahiran hidup,di kabupaten Kulon Progo (2009) ada 72,23 per 100.000 kelahiran hidup. Upaya untukmenurunkan AKI salah satunya yaitu melaksanakan pemeriksaan kehamilan secara intensif.Cakupan K4 di wilayah Puskesmas Galur 2 yaitu 53,60% dan masih di bawah target (80%).Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga tentang kehamilan dapat meningkatkan kejadianrisiko tinggi pada kehamilan. Salah satu upayanya adalah meningkatkan pengetahuankesehatan masyarakat khususnya tentang ANC dan pengawasan Ante Natal merupakan carayang mudah untuk memonitor dan mendeteksi kesehatan ibu.Tujuan : Mengetahui keeratan hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANCdengan Kunjungan ANC.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan observasional danpendekatan cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkatpengetahuan tentang ANC dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah KunjunganANC. Dalam penelitian ini digunakan uji korelasi Chi Square pada tingkat kepercayaan 95%.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di puskesmas Galur 2. Carapengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian iniadalah 30. Instrumen penelitian yang dipakai adalah kuesioner.Hasil penelitian ;Hasil penelitian mayoritas ibu hamil berpengetahuan cukup dan sebagianbesar kunjungan ANC sudah sesuai standar. Hasil analisis dengan nilai p-value 0,014 (pvalue<0,05), x2hitung: 8,497 (x2hitung > 5,59).Kesimpilan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC denganKunjungan ANC dengan keeratan sedang di Puskesmas Galur 2 Kulon Progo.