This Author published in this journals
All Journal JKK
Diah Ayu Kurnia Wati
Akademik Kebidanan Bhakti Putra Bangsa Purworejo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAYAN KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO Fetty Chandra Wulandari; Diah Ayu Kurnia Wati
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.176

Abstract

Latar Belakang: Hasil studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Bayan pada bulan Desember 2019 terdapat 3,05% bayi dan balita mengalami gizi kurang. Pada usia 1-24 bulan terdapat 7 bayi dan balita mengalami gizi kurang, 7 bayi dan balita mengalami status gizi sangat pendek dan pendek, 2 balita mengalami status gizi sangat kurus dan kurus.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan bayi dan anak (pmba) di wilayah kerja puskesmas bayan kecamatan bayan kabupaten Purworejo.Metode Penelitian: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 37 responden, teknik sampling totalsampling dan jumlah sampel 37 responden. Penelitian dilakukan 28 Februari 2020. Alat pengambilan data berupa wawancara ceklist dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Fisher.Hasil Penelitian: Didapatkan hasil dari hubungan pengetahuan ibu (p value = 0,001), pendidikan ibu (p value = 0,026), pekerjaan ibu (p value =0,015), dan ekonomi (p value =0,001) dengan pemberian makanan bayi dan anak.Kesimpulan: Ada hubungan faktor-faktor pemberian makanan bayi dan anak di wilayah kerja puskesmas Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo.Saran: Ibu dapat menerapkan pengetahuannya mengenai pemberian makanan pada bayi dan anak dengan benar dan tepat, sehingga bayi dan anak tidak menderita kekurangan gizi, atau terpenuhinya gizi seimbang bayi dan anak.