Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH AIR LIMBAH PADA ADUKAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Armeyn
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.161 KB) | DOI: 10.21063/jts.2015.V201.023-34

Abstract

Penggunaan air untuk campuran beton pada umumnya tidak lagi memenuhi ketentuan yang dibuat pemerintah atau ketentuan lain yang seharusnya digunakan. Banyak ditemui di lapangan para pekerja/tukang menggunakan sumber air yang ada di sekitar mereka sebagai material untuk campuran beton tanpa mengetahui apakah air itu sudah memenuhi standar ketentuan yang telah ditetapkan dan dampak dari penggunaan air tersebut untuk campuran beton. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa pengaruh unsur kimia yang terkandung dalam air limbah dapat mengurangi nilai kekuatan tekan beton. Persentase nilai kuat tekan beton dengan campuran air limbah pada sampel 1 dan air limbah sampel 2 berturut-turut sebesar 86,17% dan 83,95% terhadap kuat tekan beton standar ( 100% ).
PENGARUH PENAMBAHAN BATU KAPUR PADAT SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA KUAT TEKAN BETON NORMAL Armeyn; Rifan Gusrianto
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.516 KB) | DOI: 10.21063/jts.2016.V302.017-27

Abstract

Beton pada umumnya tersusun dari tiga bahan penyusun utama yaitu semen, agregat dan air. Jika diperlukan bahan tambahan (admixture) dapat ditambah untuk mengubah sifat- sifat tertentu dari beton tersebut. Untuk mendapatkan produk beton yang bermutu diperlukan kualitas dan mutu agregat yang digunakan untuk campuran beton. Agregat yang baik berpengaruh terhadap mutu beton. Batu kapur padat merupakan salah satu mineral industri yang banyak digunakan oleh sektor industri ataupun konstruksi dan pertanian, antara lain untuk bahan bangunan, batu bangunan bahan penstabil jalan raya, pengapuran untuk pertanian dan lain-lain. Oleh karena itu, saat ini perlu dicoba batu kapur padat tersebut sebagai pengganti agregat halus pada campuran beton yang nantinya diharapkan menjadi beton yang memiliki mutu baik namun tidak mengurangi nilai kekuatan beton. Hasil Penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh batu kapur padat sebagai penambah agregat halus terhadap kekuatan tekan beton normal ( fc’25 MPa). Penmbahan batu kapur padat sebagai agregat halus dapat mengurangi nilai kuat tekan beton, pesentase nilai kuat tekan beton dengan batu kapur padat 5%, 10%, 15% pada umur 7 hari berturut-turut sebesar 202,16 kg/cm2 , 143,25 kg/cm 2 , dan 118,06 kg/cm 2 terhadap kuat tekan beton normal 87,53 kg/cm2 , sedangkan pada umur 28 hari berturut-turut sebesar 241,36 kg/cm 2 , 197,03 kg/cm2 , dan 219,30 kg/cm 2 terhadap kuat tekan beton normal 226,84 kg/cm2 .