Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONTROL KUALITAS KAIN GREY MENGGUNAKAN METODE SQC MELALUI SUPERVISORY SKILL DAN DIGITAL VISUAL MONITORING Raden Aries Sofwan Zarkasih; Iwan Satriyo Nugroho; Rafika Ratik Sri Murni; Darwin Nahwan
Media Nusantara Vol 18, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.904 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v18i2.1261

Abstract

Komunikasi Edukatif Menabung Sejak Dini untuk Mendukung Kebiasaan Wisata Pintar pada Siswa Sekolah Dasar(Studi Kasus Siswa SDN Sindangsari 2 Kabupaten Tangerang) Silfiana Dian Lestari; RD. Hera Merdeka Khazinatul Khaeriah; Asfitri Hayati; Rella Dwi Respati; Raden Aries Sofwan Zarkasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5015

Abstract

Rendahnya literasi keuangan sejak usia dini masih menjadi tantangan dalam pembentukan perilaku anak, termasuk dalam konteks perencanaan aktivitas wisata yang bijak. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK tahun 2022, tingkat literasi keuangan nasional berada pada angka 49,68%, sementara literasi keuangan pada kelompok usia anak dan remaja masih relatif rendah. Di sisi lain, pariwisata sebagai aktivitas sosial dan budaya memerlukan kesiapan perilaku, termasuk kemampuan merencanakan pengeluaran secara sederhana. Oleh karena itu, edukasi menabung sejak dini menjadi penting sebagai fondasi pembentukan kebiasaan wisata pintar pada anak sekolah dasar.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini kepada siswa sekolah dasar melalui pendekatan komunikasi edukatif yang sesuai dengan karakteristik anak. Edukasi menabung diposisikan sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan wisata pintar, yaitu sikap bijak, terencana, dan bertanggung jawab dalam mengenal aktivitas wisata. Kegiatan dilaksanakan pada siswa sekolah dasar dengan metode komunikasi partisipatif melalui storytelling, media visual, permainan edukatif, dan simulasi sederhana perencanaan wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep menabung dan perencanaan sederhana. Sebelum kegiatan, hanya sekitar 32% siswa yang memahami tujuan menabung secara konsisten, sedangkan setelah pelaksanaan PkM persentase tersebut meningkat menjadi 71%. Selain itu, sebanyak 68% siswa mampu mengaitkan kegiatan menabung dengan tujuan wisata sederhana, seperti menabung untuk kunjungan edukatif atau rekreasi keluarga. Kegiatan ini membuktikan bahwa komunikasi edukatif yang dirancang secara tepat mampu membentuk kebiasaan positif berkelanjutan sejak dini. Edukasi menabung tidak hanya meningkatkan literasi keuangan dasar, tetapi juga berperan dalam menanamkan kesadaran wisata pintar pada siswa sekolah dasar sebagai bagian dari pendidikan karakter dan literasi pariwisata.
Tourism Transformation in the Digital Era: The Role of Information Technology in Enhancing Destination Competitiveness RD. Hera Merdeka Khazinatul Khaeriah; Raden Aries Sofwan Zarkasih
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 16 No. 01 (2026): Info sains, 2026
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology has driven significant transformations in the tourism sector, particularly in efforts to increase the competitiveness of tourist destinations in the digital era. This study aims to analyze the role of information technology in enhancing the competitiveness of tourist destinations and identify the various challenges faced in the digital transformation process of tourism. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through literature reviews of books, scientific journals, policy reports, and publications related to digital tourism and smart tourism. The results indicate that information technology plays a crucial role in increasing destination visibility through digital marketing, enriching the tourist experience through the use of interactive technology, improving the efficiency of data-driven destination management, and facilitating access to and services for tourism. Furthermore, the transformation toward the concept of smart tourism provides added value for tourists and supports more sustainable destination management. However, the implementation of information technology still faces various challenges, including limited digital infrastructure, quality of human resources, readiness to adapt to technology, data security and privacy, unstandardized regulations, budget constraints, and changing tourist preferences. This study concludes that the successful use of information technology to increase the competitiveness of tourist destinations requires a comprehensive and collaborative approach between the government, industry players, and other stakeholders. Strengthening infrastructure, increasing human resource capacity, and adapting and integrated policies are key to supporting sustainable digital transformation in tourism.