Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Public Awareness and Education on Household Drug Waste Disposal: A Community Movement: Gerakan Masyarakat: Kesadaran Masyarakat dan Edukasi Pengelolaan Limbah Obat dalam Skala Rumah Tangga Nugroho Putra, Eric; Saputri, Anita; Zulkifli, Rahmat; Saraswati, Niken Ayu; Andriani Putri, Friska; Arifah, Mitsalina Fildzah; Sari, Kurnia Rahayu Purnomo
The Journal of Innovation in Community Empowerment Vol 7 No 2 (2025): Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/jice.v7i2.1613

Abstract

Pengelolaan limbah obat tidak terpakai yang tepat dan tidak tepat dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Edukasi pengelolaan limbah obat kepada masyarakat supaya limbah dapat dikelola dengan tepat di lingkungan Dukuh Ngentak, Bantul. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pengelolaan limbah obat pada masyarakat Padukuhan Ngentak. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukasi secara door to door dan wawancara untuk memberikan informasi serta mengevaluasi pemahaman mereka. Kegiatan ini berlangsung dengan melakukan pemaparan dan praktik terkait materi pengelolaan limbah obat tidak terpakai dan telah mewawancarai sebanyak 22 peserta dengan rentang usia 30-70 tahun. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa praktik pengelolaan limbah obat rumah tangga yang tidak tepat masih ditemukan pada sebagian responden. Lebih dari 35% masyarakat masih membuang obat tidak terpakai ke tempat sampah atau wastafel, sementara pembuangan obat kedaluwarsa ke wastafel mencapai 50%. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan perilaku belum sepenuhnya terjadi secara optimal. Kategori lain diketahui masyarakat mendapatkan “akses informasi pembuangan obat” sebesar 100% dan “pengetahuan dampak pembuangan obat” sebesar 100% sehingga dapat dikategorikan baik.  Perbedaan antara tingkat pengetahuan yang tinggi dan praktik pembuangan yang belum sepenuhnya sesuai mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku. Oleh karena itu, efektivitas edukasi dalam penelitian ini dibuktikan melalui peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat, sedangkan perubahan perilaku pembuangan obat memerlukan penguatan berkelanjutan melalui pendampingan, pengulangan edukasi, serta penyediaan fasilitas pendukung pengelolaan limbah obat.