Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pemberian Aromaterapi Lavender untuk Mengurangi Nyeri Post Sectio Caesarea di Ruang Haji RSI Banjarnegara: Case Study Umu Hani; Susilo Rudatin; Swasti Jamalina; Ikit Netra
Journal of Bionursing Vol 4 No 2 (2022): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.065 KB) | DOI: 10.20884/1.bion.2022.4.2.142

Abstract

Background : Labor is the process of expulsion of the fetus that occurs during a full-term pregnancy, with the expulsion of the placenta and membranes. Problems during saecarea due to tearing of tissue after a cesarean section may cause pain due to surgery. Objectives: This study aims to describe nursing care of patients with disturbed pain comfort Mrs. S With a Post Section Caesarea Medical Diagnosis at RSI Banjarnegara. Methods: This type of study is descriptive in the form of case studies. The sample used in this case study is Mrs. S with a sense of discomfort and pain disorder. The focus of the study discussed by the author is pain comfort disorders in postoperative sectio caesaria patients. Processing and analyzing data using descriptive analysis. Result: The three nursing diagnoses that have been established show that the acute pain associated with the physical injury agent is partially resolved, the other diagnoses that have been established have been resolved. Conclusion: Non-pharmacological therapy with Lavender aromatherapy can relieve Post Sectio Caesarea Pain
PENGARUH PERAWATAN DENGAN REBUSAN DAUN SIRIH MERAH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA GANGREN PASIEN DIABETES MELITUS: THE EFFECT OF TREATMENT WITH RED BELT LEAVES ON THE HEALING OF GANGREEN WEARS IN DIABETES MELLITUS PATIENTS Susilo Rudatin; Noor Yunida Triana; Made Suandika
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v4i1.56

Abstract

Latar Belakang: Luka gangren semakin meningkat didunia. Perawatan luka gangren harus dilakukan sesuai dengan prosedur dan menjamin peralatan serta perlengkapan yang digunakan steril. Ulkus atau gangren diabetik memberi dampak luar biasa kepada penderitanya Tujuan: penelitian ini mengetahui pengaruh perawatan dengan rebusan daun sirih merah terhadap penyembuhan luka gangren pasien diabetes melitus dan juga mengidentifikasi karakteristik responden seperti usia, jenis kelamin dan kadar glukosa darah sewaktu. methode: Pra eksperimental dengan pre and post test design telah digunakan dan analisis uji t independen mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah terapi pemberian rebusan daun sirih merah pada luka gangren dengan nilai Skala Bates Jensen Wound Assesment Tool (BWAT) untuk evaluasinya. Results: Usia rata-rata pada kelompok perlakuan sebesar 58,48 tahun. Jenis kelamin yang paling dominan adalah perempuan (69,6%). Sedangkan tipe DM yang paling dominan adalah yang memiliki gula darah dalam kategori tinggi (82,6%). dari analisis menunjukkan terdapat pengaruh perawatan luka dengan menggunakan rebusan daun sirih dengan proses penyembuhan luka dengan p value 0,000(p kurang dari 0,05) Kesimpulan: Hasil penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa pemberian rebusan daun sirih lebih mempercepat proses penyembuhan luka sehingga proses penyembuhan luka pada pasien dapat membaik dan diharapkan dapat menghindari faktor pemicu terjadinya komplikasi luka ulkus diabetikum.