Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN OLAH DATA STATISTIK BAGI OPERATOR DATA POKOK PENDIDIKAN (DAPODIK) SEKOLAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KECAMATAN KEDAMAIAN BANDAR LAMPUNG Pandri Ferdias; Nusyirwan; Dina Eka Nurvazly
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.316 KB)

Abstract

Operator sekolah merupakan petugas yang ditunjuk sekolah untuk melakukan input data pokok Pendidikan (Dapodik). Operator Sekolah memegang peranan yang penting dalam melakukan pendataan dan sekaligus pengguna dari aplikasi Dapodik tersebut. Petugas operator memegang peran yang sangat penting dalam mengolah data sekolah maupun verifikasi dan validasi data siswa ke aplikasi dapodik. Salah satu kriteria utama diangkat menjadi operator sekolah adalah orang yang setidaknya menguasai komputer dan tahu cara mengoperasikannya. Namun, dalam pelaksanaannya operator sekolah masih belum mampu melakukan pengolahan data dengan baik sehingga belum dapat disajikan untuk masyarakat. Sehingga perlu di adakan kegiatan pelatihan ini untuk mencapai tujuan tersebut. Peserta kegiatan ini adalah operator sekolah yang berada dibawah naungan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Kedamaian Bandar Lampung sebanyak 31 orang operator. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan atau seminar dan praktek secara langsung serta pendampingan pasca kegiatan. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, penyusunan program dan teknis pelatihan, penyiapan alat dan bahan, pelatihan / seminar dan praktek langsung serta diskusi dan evaluasi. Evaluasi dilakukan secara kontinu hingga operator faham dalam melakukan olah data statistik data pokok pendidikan dengan hasil yang baik.
Perbandingan Pembobot Welsch dan Tukey Bisquare pada Regresi Robust S-estimator Fifi Nurhafifah; Khoirin Nisa; Nusyirwan; Rizki Agung Wibowo
Sciencestatistics: Journal of Statistics, Probability, and Its Application Vol. 2 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sciencestatistics.v2i2.6156

Abstract

Regresi robust merupakan sebuah metode yang dikembangkan untuk memiliki kinerja yang baik ketika data yang dianalisis menyimpang dari asumsi yang mendasari, misalnya terdapat pencilan yang dapat menyebabkan galat menjadi tidak berdistribusi normal. Salah satu metode estimasi pada regresi robust adalah S-estimator, metode ini memiliki fungsi pembobot antara lain pembobot Welsch dan Tukey Bisquare. Pada penelitian ini, kami membandingkan bobot-bobot pada metode S-estimator pada data berukuran: 30, 60, 100 dan 200 yang diberikan kontaminasi pencilan sebesar: 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh bahwa kedua pembobot menghasilkan nilai MSE (Mean Square Error) dan bias yang serupa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua pembobot memberikan hasil yang sesuai dan sama baiknya pada regresi S-estimator. Robust regression is a method developed to have good performance when the analyzed data deviates from the underlying assumptions, for example, there are outliers that can cause errors to be not normally distributed. One of the estimation methods in robust regression is the S-estimator, this method has weighting functions, including the Welsch and Tukey Bisquare weights. In this study, we compared the weights in the S-estimator method on data sizes: 30, 60, 100 and 200 which were given outlier contamination of: 5%, 10%, 15%, 20%, 25% and 30%. Based on the simulation results, it is found that the two weights produce similar MSE (Mean Square Error) and bias values. So it can be concluded that the two weights provide appropriate and equally good results in the S-estimator regression