Yudi Agus Setiawan
Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD CILACAP Yudi Agus Setiawan; Norma Era Lita
Jurnal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah (JIAR)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniyah Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.555 KB) | DOI: 10.51877/jiar.v5i2.223

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalis efektivitas pendapatan pada Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) RSUD Cilacap selama Pandemi Covid-19. Rasio keuangan yang diukur dan dianalisis dalam penelitian ini adalah rasio efektivitas dan analisis laju pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan menganalisis tingkat Efektivitas dan analisis tren.Teknik pengumpulan data didapat dari hasil observasi yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA) RSUD Cilacap Tahun 2019-2021 dan Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2019-2021 serta dokumen pendukung berupa Laporan Kinerja Instasi Pemerintahan (LAKIP) serta Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) yang didapat pada ikhtisar laporan keuangan RSUD Cilacap. Berdasarkan hasil perhitungan efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2019 tingkat efektivitasnya sebesar 84,45% sehingga kriterianya cukup efektif. tahun 2020 dengan adanya penyesuaian target penerimaan pendapatan dan ditetapkannya Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 pada triwulan pertama bulan maret tingkat Efektivitasnya sebesar 97,27% sehingga kriteria menjadi efektif. Pada tahun 2021 kembali naik dan berdasarkan realisasi penerimaan tingkat efektivitas tetap stabil sebesar 97,13% sehingga kriterianya tetap pada kondisi efektif. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem pengelolaan keuangan daerah oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Cilacap berkembang ke kondisi yang semakin efisien dengan acuan dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran yang sudah ditetapkan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI INDUSTRI GULA MERAH DI DESA CISUMUR KABUPATEN CILACAP Yudi Agus Setiawan
Perwira Journal of Economics & Business Vol 3 No 01 (2023)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v3i01.129

Abstract

The home industry is one part of the community's efforts to improve the welfare and standard of living of the community, especially for the majority of people living in rural areas who generally belong to the economically weak group. So it is necessary to increase income by running an efficient business. Based on data from Cisumur Village, it is known that there are 352 craftsmen for the brown sugar industry. To facilitate the research, the brown sugar craftsmen are grouped so that they become more homogeneous. Brown sugar artisans are grouped into two groups based on their business pattern system, the first group of artisans with a self-owned tree business system of 110 craftsmen, the second group of craftsmen with a coconut tree rental business system of 242 craftsmen. Based on the number of each member in the population according to the group's business pattern system, it is determined that the number of samples in the first group is 110 x 15% = 16.5 or 16 craftsmen, for the sample in the second group is 242 x 15% = 36.3 or 36 craftsman. The data analysis method used is quantitative using income analysis and business efficiency analysis/RC Ratio. Production costs are calculated by the formula TC = FC+VC, gross income or revenue is formulated by TR=PXQ and net income or profit is = TR-TC, RC Ratio = TR + TC. The results showed that the brown sugar industry in Cisumur Village was economically profitable and could provide income for the crafters. Overall the brown sugar industry in each group in Cisumur Village is efficient, with an average level of efficiency Return Cost Ratio (R/C) of 1.66 for the group with self-owned tree business pattern, while for the group with tree rental business system of 1.66 1.86. so it can be concluded that the tree-leasing business pattern is more efficient than the tree-owned system.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD CILACAP Yudi Agus Setiawan; Norma Era Lita
Jurnal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah (JIAR)
Publisher : Institut Rahmaniyah Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51877/jiar.v5i2.223

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalis efektivitas pendapatan pada Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) RSUD Cilacap selama Pandemi Covid-19. Rasio keuangan yang diukur dan dianalisis dalam penelitian ini adalah rasio efektivitas dan analisis laju pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan menganalisis tingkat Efektivitas dan analisis tren.Teknik pengumpulan data didapat dari hasil observasi yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA) RSUD Cilacap Tahun 2019-2021 dan Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2019-2021 serta dokumen pendukung berupa Laporan Kinerja Instasi Pemerintahan (LAKIP) serta Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) yang didapat pada ikhtisar laporan keuangan RSUD Cilacap. Berdasarkan hasil perhitungan efektivitas pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2019 tingkat efektivitasnya sebesar 84,45% sehingga kriterianya cukup efektif. tahun 2020 dengan adanya penyesuaian target penerimaan pendapatan dan ditetapkannya Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 pada triwulan pertama bulan maret tingkat Efektivitasnya sebesar 97,27% sehingga kriteria menjadi efektif. Pada tahun 2021 kembali naik dan berdasarkan realisasi penerimaan tingkat efektivitas tetap stabil sebesar 97,13% sehingga kriterianya tetap pada kondisi efektif. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem pengelolaan keuangan daerah oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Cilacap berkembang ke kondisi yang semakin efisien dengan acuan dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran yang sudah ditetapkan.