Jefry Kurniawan ., Jefry Kurniawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI EFEK HEPATOPROTEKTOR EKSTRAK ETANOL DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID PLASMA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI PARASETAMOL ., Jefry Kurniawan
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : daun lidah buaya (Aloe vera L.) mengandung metabolitsekunder flavonoid yang berfungsi sebagai senyawa antioksidan danmenstimulasi pembentukan GSH (glutation) sehingga memberikan efekhepatoprotektor berupa penurunan kadar MDA. Tujuan : penelitian inibertujuan mengetahui efek hepatoprotektor dan dosis efektif ekstraketanol lidah buaya (Aloe vera L.) pada tikus putih jantan galur Wistardibandingkan kurkuma melalui indikator MDA (Malondialdehid).Metodologi: penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimentalrancang acak lengkap (RAL) dengan desain pretest dan posttest.Sebanyak 30 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi secara acak kedalam 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (parasetamol180mg/200gBB), kontrol positif (kurkuma), dosis I (1000 mg/kgBB), dosisII (2000 mg/kgBB), dosis III (4000 mg/kgBB) yang diinduksi parasetamolsatu jam kemudian selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji Onewayanova yang dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD. Hasil :Berdasarkan skrining fitokimia ekstrak etanol lidah buaya (Aloe vera)mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid. Hasil analisamenunjukkan perbedaan yang bermakna pada rata-rata kadar MDAkelompok kontrol negatif dan positif dengan kelompok dosis I, II, dan IIIekstrak etanol lidah buaya (Aloe vera L.) (p<0,05) pada pengukuran kadarMDA setelah perlakuan (posttest). Dosis efektif yang didapatkan adalah4000 mg/kgBB. Kesimpulan : Ekstrak etanol lidah buaya (Aloe vera L.)memiliki efek hepatoprotektor berupa penurunan kadar yang lebih baikdibandingkan kurkuma sebagai kontrol positif pada dosis 4000 mg/kgBB Kata Kunci : Aloe vera L., ekstrak etanol  lidah buaya, parasetamol, kadarMDA, hepatoprotektor.