Muhammad Salis Amin Iribaram
Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : journal of informatics intelligent technology cybersecurity and software jiitecs

Penilaian kematangan manajemen investasi TI Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura menggunakan COBIT 4.1 dan balanced scorecard Muhammad Salis Amin Iribaram
Journal of Informatics, Intelligent Technology, Cybersecurity, and Software (JIITeCS) Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/b1t4s442

Abstract

Salah satu pilar utama dalam pengelolaan teknologi informasi (TI) adalah manajemen investasi TI, sehingga strategi pengelolaannya menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan tata kelola TI (IT Governance). Organisasi perlu mengetahui tingkat kematangan manajemen investasi TI sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kematangan manajemen investasi TI pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura dalam konteks keselarasan antara proses bisnis, aplikasi, dan strategi organisasi. Audit sistem informasi dilakukan menggunakan kerangka kerja COBIT 4.1 dengan pendekatan perspektif keuangan Balanced Scorecard. Hasil audit menunjukkan adanya beberapa kelemahan dalam penerapan sistem informasi dan manajemen investasi TI, seperti potensi kesalahan pemrosesan data, perubahan proses bisnis yang belum sepenuhnya terstandarisasi, serta ketergantungan pada individu. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat kematangan manajemen investasi TI berada pada nilai rata-rata 2,94 atau level repeatable but intuitive. Berdasarkan analisis kesenjangan (gap analysis), level kematangan yang diharapkan (to-be) ditetapkan pada level 4 (managed and measurable) sebagai target peningkatan tata kelola investasi TI. Penelitian ini menghasilkan temuan dan rekomendasi perbaikan yang diarahkan pada penguatan standarisasi prosedur, dokumentasi, dan pengendalian manajemen agar proses pengelolaan investasi TI dapat berjalan secara lebih terukur dan berkelanjutan.