Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akibat Hukum Terhadap Pembatalan Perkawinan karena Wali Nikah yang tidak sah menurut ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Nomor : 2879/Pdt.G/2019/PA.KBM) Desi Rohayati
Indonesian Notary Vol 2, No 2 (2020): Notary Journal
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas mengenai akibat hukum terhadap pembatalan perkawinan karena wali nikah yang tidak sah, tujuan penelitian ialah untuk menganalisis akibat hukum terhadap pembatalan perkawinan karena wali nikah yang tidak sah terhadap kedudukan pasangan suami istri, anak dan harta kekayaan yang diperoleh selama pernikahan. Metode penelitian yang digunakan ialah yuridis normatif, dengan tipe penelitian deskriptif analitis, data yang digunakan berasal dari data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akibat hukum dari adanya pembatalan perkawinan ialah putusnya hubungan antara pemohon dan termohon sebagai suami dan istri, kedudukan anak-anak yang dilahirkan dari perkawinan tetap menjadi anak sah. Harta benda dari perkawinan kembali seperti semula, harta bersama dibagi sesuai ketentuan pembagian harta bersama, namun apabila perkawinan tersebut disertai perjanjian perkawinan, maka perjanjian perkawinan tersebut juga dinyatakan batal.Kata kunci: pembatalan, perkawinan, wali nikah yang tidak sah.
IMPLEMENTING A WRITING WORKSHOP APPROACH WITH TRANSLANGUAGING IN TAIWANESE VOCATIONAL EFL CLASSROOMS Novi Oky Dwi Saputra; Desi Rohayati
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 5 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i5.4418

Abstract

Writing is a fundamental skill in language learning, yet many EFL students struggle with generating ideas, organizing sentences, and maintaining coherence. This study investigated how a Writing Workshop, combined with translanguaging strategies, could support Taiwanese vocational high school students in developing their English writing skills. Thirteen tenth-grade students participated in six 90- minute sessions on the theme “My Dream Job,” following workshop stages of mini- lesson, independent writing, peer conferring, sharing, and reflection. Translanguaging allowed students to alternate between Mandarin (L1) and English (L2) during brainstorming, drafting, and revising, helping them focus on meaning and creativity before accuracy. Data from drafts, peer feedback, observations, and reflection sheets were analyzed thematically, revealing that translanguaging promoted active participation, idea development, and confidence, while the Writing Workshop provided structure, scaffolding, and collaborative opportunities. Visual tools like thinking bubbles and illustrations enhanced comprehension, vocabulary, and engagement. Students demonstrated creativity, ownership, and confidence in expressing ideas, supported by bilingual peer discussions and teacher guidance. Overall, integrating the Writing Workshop with translanguaging created an inclusive, student-centered environment that fostered both language development and learner confidence, offering a practical framework for enhancing EFL writing in vocational classrooms.