Penyakit jiwa dan kerasukan setan adalah dua masalah yang sering ditemui dalam pelayanan. Namun, tidak semua pelayan kompeten dalam melayani mereka yang sedang menderita penyakit tersebut dan mengalami gangguan kerasukan setan. Bahkan cenderung keliru dalam menanganinya. Hal ini disebabkan kedua masalah ini seringkali menunjukkan gejala yang hampir sama. Akan tetapi kedua malasah ini mempunyai gejala yang berbeda. Penyakit jiwa memang diakui sangat beragam. Karena itu tulisan ini, hanya akan membahas salah satu dari sekian banyak penyakit yang tergolong penyakit jiwa yakni Skizofrenia. Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan gangguan proses berpikir dan tanggapan emosi yang lemah. Keadaan ini pada umumnya dimanifestasikan dalam bentuk halusinasi pendengaran, paranoid atau waham yang ganjil, atau cara berbicara dan berpikir yang kacau, dan disertai dengan disfungsi sosial dan pekerjaan yang signifikan.[1] Sedangkan kerasukan setan berarti seseorang dalam pengendalian/penguasaan secara mutlak oleh setan yang meliputi kehendak dan kekuatan manusia. Penanganan untuk skizofrenia yang paling sesuai dengan hasil penelitian mutakhir ada di Inggris. Yang ditandai dengan dikeluarkannya keputusan oleh Menteri Kesehatan bahwa penanganan untuk skizofrenia pada dasarnya adalah terapi obat antipsikotik. Pada saat yang sama, pasien skizofrenia selalu diberikan tawaran untuk mendapatkan terapi kognitif perilaku untuk skizofrenia dari psikolog klinis dewasa. Penanganan untuk orang-orang yang dirasuk setan adalah mengusir setan yang merasukinya dan membimbingnya datang kepada Tuhan Yesus sebagai JuruselamatNya. Sebab orang percaya tidak akan dapat dikuasai setan sebab Roh Kudus yang ada dalam dirinya lebih besar dari kuasa apa pun. Tuhan Yesus tak akan memberikan pencobaan melampaui kekuatannya. Karena itu, penting mengenali ciri dari kedua masalah itu agar dapat memberi pelayanan sebagaimana seharusnya. Pelayan tidak melakukan tindakan keliru dengan semua kondisi yang mirip kerasukan setan diusir dengan menengking setan, seperti tindakan gegabah yang dilakukan orang yang tak memahaminya. [1] https://id.wikipedia.org/wiki/Skizofrenia