Mukhlis Manao
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SPIRITUALITAS DAN URGENSI PEMURIDAN BAGI GENERASI MILENIAL Martin Luther Manao; Mukhlis Manao; Asmat Purba; Alon Mandimpu Nainggolan
DIDASKALIA : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2022): Pendidikan Agama Kristen
Publisher : DIDASKALIA : Jurnal Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan dibarengi dengan berkembangnya media sosial yang membuat generasi milenial Kristen mengalami perubahan perilaku, gaya hidup dan cara berpikir yang mengarah kepada sikap individualistis, hedonis dan liberal. Perubahan sikap dan perilaku ikut memberikan pengaruh terhadap  kualitas spiritualitas generasi milenial.  Tantangan spiritualitas generasi milenial merupakan permasalahan yang harus dijawab guna mempersiapkan generasi muda gereja yang siap menjadi penerus pelayanan gereja. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi terhadap tantangan spiritualitas yang dihadapi oleh generasi milenial dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan penelusuran literatur. Hasil penelitian menunjukan  1). Perlunya pelayanan Konseling bagi generasi milenial guna memberikan pemahaman atas permasalahan spiritualitas yang sedang mereka alami dan hadapi. 2) Perlu dilakukan pemuridan bagi generasi milenial melalui pendidikan yang berfokus kepada Allah dan melalui praksis kedisiplinan dan ketaatan dalam kehidupan rohani baik dalam hal ibadah maupun dalam doa.
PEMBENTUKAN DAN PEMILIHAN PEMIMPIN GEREJA YANG BERKUALITAS Martin L. Manao; Donna M. Sampaleng; Mukhlis Manao; Alon M. Nainggolan
Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 1 (2022): Juni: Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jmpk.v2i1.888

Abstract

This article discusses the qualities of Christian leaders and leadership in the era of globalization. Globalization is marked by advances in knowledge, technology and advances in social media. To find out how the quality of Christian leaders and leadership is in the Globalization Era, the author conducted research using a qualitative research approach, namely by using materials and information as well as document research related to Christian leaders and leadership. From the results of the research conducted, it is known that the quality of Christian leaders and leadership has been degraded due to manipulation in the selection of leaders, the lack of sensitivity of the church in preparing church leaders, and the low spirituality of Christian leaders so that it has an influence on the quality of Christian leaders and leadership. From the results of this study, the authors provide solutions for the formation of quality Christian leaders and solutions to the selection of Christian leadership because formation without proper leadership selection will not produce quality leaders and leadership.
MISI SEBAGAI PENGINJILAN Mukhlis Manao
Jurnal Arrabona Vol. 3 No. 1 (2020): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.024 KB) | DOI: 10.57058/juar.v3i1.39

Abstract

Abad dua puluh dapat dikatakan sebagai abad kepedulian misi. Hal ini ditandai dengan diadakanya pertemuan-pertemuan misi Internasional di berbagai negara. Setiap konferensi misi selalu diawali oleh keprihatinan atas apa yang terjadi di lapangan. Sebelum munculnya pelayanan misi holisitik, sebelumnya muncul kubu misi Oikumenikal (di Indonesia dikenal dengan keesaan gereja) yang menekankan pelayanan pada keprihatinan sosial dan kemanusiaan. Kubu kedua di kenal dengan nama kaum Injili, yang menekankan pelayanan misi pada pemberitaan Injil agar manusia mengalami pertobatan dan keluar dari kegelapan. Karya tulis ini lebih menekankan pada pemahaman kaum Injili bahwa misi adalah sebagai penginjilan yang tidak mengabaikan kepedulian atas mereka yang ada dalam kondisi sosial yang memprihatinkan. Tantangan atas pelayanan misi sebagai penginjilan juga perlu diwaspadai, seperti pemahaman dari kelompok Universalisme dan Pluralisme agama.
SIKAP ETIS KRISTEN TERHADAP PELAKSANAAN TRI KERUKUNAN KEHIDUPAN BERAGAMA Mukhlis Manao
Jurnal Arrabona Vol. 4 No. 1 (2021): Agustus
Publisher : Departemen Literatur dan Media, Sekolah Tinggi Teologi Arrabona Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.819 KB) | DOI: 10.57058/juar.v4i1.49

Abstract

Artikel ini menguraikan tentang Tri Kerukunan, permasalahan dalam kerukunan, usaha-usaha penyelesaian, pandangan Alkitab tentang kerukunan, makna karya pendamaian Kristus, beberapa pandangan tentang gambar dan rupa Allah dan karya pendamaian Kristus.
Kepemimpinan Transformasional Berbasis Narasi Musa: Sintesis Keluaran 18:13–27 dan Teori Burns-Bass dalam Pendidikan Kristen Mudak, Sherly; Silalahi, Edu Arto; Manao, Mukhlis; Sumarno, Sumarno; Gea, Leniwan Darmawati
Jurnal Teologi Injili Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v5i1.229

Abstract

Kepemimpinan dalam pendidikan Kristen menuntut lebih dari sekadar kemampuan manajerial; ia memerlukan pendekatan yang membina, mentransformasi, dan berakar pada nilai-nilai rohani. Permasalahan umum yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum adanya kepemimpinan yang secara integratif menggabungkan teori kepemimpinan modern dengan narasi kepemimpinan Alkitabiah dalam konteks pendidikan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kepemimpinan transformasional yang berlandaskan teladan kepemimpinan Musa dalam Keluaran 18:13–27 serta teori Burns dan Bass. Teori kepemimpinan transformasional digunakan sebagai kerangka analisis utama, dengan empat dimensinya: inspirational motivation, idealized influence, individualized consideration, dan intellectual stimulation. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melalui analisis literatur akademik dan eksposisi teks Alkitabiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musa merefleksikan prinsip-prinsip kepemimpinan transformasional melalui delegasi tugas yang bertanggung jawab, pembinaan rohani yang terarah, dan pewarisan nilai-nilai spiritual. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan penerapan kepemimpinan transformasional dalam pendidikan Kristen yang terdiri dari tiga komponen utama: delegasi yang bertanggung jawab, mentoring yang terarah, dan pembentukan karakter rohani. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara teori modern dan narasi biblis dapat menghasilkan kepemimpinan yang kontekstual, aplikatif, dan relevan bagi pembinaan pemimpin pendidikan Kristen masa kini yang berorientasi pada transformasi iman, karakter, dan tanggung jawab pelayanan.