ERNAWATI B112121015, ERNAWATI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DISKRIMINAN TERHADAP PERTUMBUHAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR INDUSTRI CONSUMER GOODS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2011-2013 B112121015, ERNAWATI
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 4, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA MAGISTER MANAJEMEN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v4i2.13600

Abstract

Perusahaan publik (emiten) sektor industri barang konsumsi (Consumer Goods) di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan sektor yang berperan penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Secara umum, pasar saham sektor ini masih sangat prospektif karena memiliki kinerja yang bagus sehingga menjadi target investasi. Beberapa emiten berusaha memperoleh margin yang tinggi dengan ratusan atau bahkan ribuan produk baru setiap tahunnya sehingga menimbulkan persaingan yang tidak mudah diantara perusahaan dalam industri ini. Tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasikan perusahaan di sektor industri barang konsumsi yang akan masuk ke dalam kategori tingkat pertumbuhan tinggi atau rendah, serta menganalisis faktor yang mempengaruhi perbedaan pertumbuhan perusahaan. Bentuk penelitian adalah studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi untuk memperoleh data sekunder berupa laporan keuangan tahunan (annual report) periode tahun 2011-2013. Populasi mencakup perusahaan go public yang termasuk dalam sektor barang konsumsi periode tahun 2011-2013 dengan total perusahaan sebanyak 38 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria terdiri dari 30 perusahaan. Data panel terdiri dari 90 unit observasi (jumlah perusahaan dikali dengan jumlah tahun selama periode penelitian). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis diskriminan yang dilakukan secara step-wise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 90 observasi terdapat 43 perusahaan dengan pertumbuhan tinggi dan 47 perusahaan dengan pertumbuhan rendah. Faktor-faktor diskriminan yang mempengaruhi perbedaan pertumbuhan perusahaan adalah variabel MS/DEBT (rasio solvabilitas) dan SA/TA (rasio aktivitas). Baik perusahaan dengan pertumbuhan tinggi maupun perusahaan dengan pertumbuhan rendah, keduanya dipengaruhi oleh variabel yang sama. Kata Kunci : Analisis Diskriminan, Pertumbuhan Perusahaan, Tobin’s Q