Risky Dwi Alamsyah, Bahtiar, Peribadi
Department of Sociology, Halu Oleo University, Kendari, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REVITALISASI LEMBAGA KUD DAN GAPOKTAN (Studi di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan) Risky Dwi Alamsyah, Bahtiar, Peribadi
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.77 KB) | DOI: 10.52423/jns.v1i0.9533

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah strategis dalam upaya revitalisasi KUD dan Gapoktan. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif yang dilaksanakan di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah teknik snowboll (bola salju) yaitu peneliti akan mewancarai informan kunci terlebih dahulu, kemudian meminta rekomendasi untuk informan berikutnya sampai pada data jenuh. Teknik pengumpulan data baik data primer maupun data sekunduer diperoleh melalui studi kepustakaan (library reseach), penelitian lapangan (field research), pengamatan langsung, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini adalah langkah strategis dalam paya revitalisasi lembaga KUD yaitu: (1) Melakukan repositioning image KUD. (2) KUD dilibatkan secara aktif dalam kegiatan revitalisasi pertanian. (3) Pemerintah bekerjasama dengan KUD dalam melengkapi sarana dan prasarana pertanian. (4) KUD diberikan keleluasaan yang bertangungjawab. Kemudian langkah strategis dalam paya revitalisasi lembaga Gapoktan yaitu; (1) Mekanisme kerja gapoktan dalam meningkatkan pegetahuan anggotanya. (2) Usaha yang dilakukan gapoktan dalam merubah pola pikir petani. (3) Mekanisme gapoktan sebagai mediator dalam memenuhi kebutuhan modal untuk usaha pertanian anggotanya. (4) mekanisme gapoktan dalam mengkoordinasi hasil produksi pertanian agar mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi.