OCTAVIA NANDASARI B51111142, OCTAVIA NANDASARI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM DAN PROSEDUR PENERIMAAN BAHAN BAKAR MINYAK (PREMIUM) PADA SPBU PT.MERITA ABADI SUKSES DI KOTA PONTIANAK B51111142, OCTAVIA NANDASARI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SPBU PT. Merita Abadi Sukses merupakan perusahaan individu yang mendistribusikan Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar non minyak BBM/BBK. Pada SPBU PT. Merita Abadi Sukses tentu mengacu pada prosedur yang telah di tetapkan oleh PERTAMINA dalam sistem dan prosedur penerimaan Bahan Bakar Minyak BBM terutama (Premium). Sistem dan prosedur tersebut dapat dijalankan dengan baik untuk menghindari kecurangan yang dapat merugikan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui efektif atau tidak sistem dan prosedur penerimaan bahan bakar (premium) pada SPBU PT. Merita Abadi Sukses (2) untuk mengetahui faktor penyebab selisih bahan bakar minyak premium pada SPBU PT. Mertia Abadi Sukses. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Untuk menganalisa permasalahan yang diangkat berdasarkan data-data dan informasi yang didapat, penulis menggunakan alat analisis struktur organisasi, flowchart, dan kuisioner untuk mengetahui sistem dan prosedur penerimaan bahan bakar minyak (premium) PT. Merita Abadi Sukses di Kota Pontianak. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sistem dan prosedur yang telah di laksanakan PT. Merita Abadi Sukses berdasarkan struktur organisasi, flowchart dan bagan alur yaitu bagan yang terlibat telah melaksanakan tanggung jawab dan wewenangnya cukup baik, tetapi dalam sistem dan prosedur penerimaan SPBU PT. Merita Abadi Sukses tidak memiliki alur flowchart yang menggambarkan bagan alur yang tidak sesuai dengan fungsi. Berdasarkan pada kuisioner yang diperoleh, sistem dan prosedur penerimaan berjalan dengan cukup efektif karena masih banyak prosedur yang tidak di laksanakan dengan baik, serta faktor-faktor selisih bahan bakar minyak (premium) yang disebabkan 2 hal yaitu (1) faktor yang dapat dihitung contohnya penguapan (2) faktor yang tidak dapat dihitung contohnya perubahan suhu.   Kata Kunci : Penerimaan, Sistem dan prosedur penerimaan bahan bakar minyak (premium)