Erizka Rivani
Bagian Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Gen Blavim, Blandm dan Blaimp Carbapenemase dengan Alat Otomatis Vitek-2 dan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) pada Isolat Bakteri Enterobacteriaceae di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang Tia Sabrina; Erizka Rivani; Venny Patricia
Sriwijaya Journal of Medicine Vol. 1 No. 2 (2018): Vol 1, No 2, 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/sjm.v1i2.10

Abstract

Enterobacteriaceae merupakan flora normal pada saluran intestinal manusia yang paling sering menyebabkan penyakit pada manusia. Carbapenem merupakan antibiotik lini terakhir yang digunakan untuk mengobati infeksi berat yang diakibatkan oleh bakteri batang Gram negatif, seperti Enterobacteriaceae, namun terjadi peningkatan prevalensi infeksi yang diakibatkan oleh Enterobacteriaceae yang resisten terhadap carbapenem (CRE). Adapun gen yang mengkode pada CRE antara lain gen blaVIM, blaNDM, dan blaIMP dan deteksi pada gen-gen ini sangat penting dalam pencegahan dan penyebaran infeksi nosokomial di RS. Sampel yang digunakan adalah spesimen yang telah terdeteksi sebagai isolat bakteri Enterobacteriaceae yang Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) dan terjadi resistensi terhadap obat golongan carbapenem (meropenem dan ertapenem) oleh alat otomatis yaitu VITEK 2 compact system. Sampel tersebut akan dilakukan proses PCR dengan teknik multiplex PCR untuk mengidentifikasi gen blaVIM, blaNDM, dan blaIMP. Sebanyak 43 sampel yang terdiri dari 33 sampel (76,7%) isolat bakteri ESBL dan 10 sampel (23,3%) isolat bakteri Carbapenemase, terdiri dari 29 sampel (67,4%) bakteri Klebsiella pneumonia dan 14 sampel (32,6%) bakteri E. coli. Sampel berasal dari darah (5 sampel/ 11,6%), sputum (16 sampel/ 37,2%), cairan peritoneum (1 sampel/ 2,3%), pus (4 sampel/ 9,3%), urin (12 sampel/ 28%), Swab (3 sampel/ 7%), jaringan (1 sampel/ 2,3%), dan feces (1 sampel/ 2,3%). Dari hasil PCR, gen yang teridentifikasi dari isolat bakteri Enterobacteriaceae sebanyak 28 sampel (65,11%) dari 43 sampel yang diperiksa. Sampel yang teridentifikasi tersebut terdiri dari 9 sampel (32,1%) isolat bakteri Carbapenemase dan 19 sampel (67,9%) isolat bakteri ESBL. Isolat bakteri Enterobacteriaceae yang teridentifikasi tersebut terdiri dari 15 sampel gen blaNDM, 17 sampel gen blaVIM, dan 4 sampel gen blaIMP.