Rafika
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi Antara Kadar Feritin Serum dan Status Gizi Pasien Talasemia-β Mayor Rafika; Djoko Marwoto; Lusia Hayati
Biomedical Journal of Indonesia Vol. 5 No. 2 (2019): Vol 5, No 2, 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Talasemia adalah penyakit kronik yang membutuhkan transfusi darah berulang, karena adanya gangguan sintesis hemoglobin akibat mutasi dari satu atau lebih gen globin. Transfusi secara terus menerus dapat menyebabkan terjadinya penimbunan besi dalam tubuh khususnya jantung, hati, dan organ endokrin, serta dapat menyebabkanpertumbuhan yang terhambat dan gizi kurang atau gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar feritin serum dan status gizi pasien talasemia-β mayor di RSUP Dr. Moh. Hoesin Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien talasemia-β mayor yang menjalani rawat inap di Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Mohammad Hoesin pada bulan Oktober hingga November 2016 yang memenuhi kriteria keikutsertaan. Dari 43 pasien, sebagian besar (60.5%) pasien memiliki badan kurus sesuai dengan indeks berat badan menurut usia (BB/U) dan berperawakan pendek sesuai indeks tinggi badan menurut usia (TB/U), namun hanya 14.0% pasien memiliki gizi kurang menurut indeks BB/TB. Didapatkan nilai rata-rata kadar feritin serum 2837.69 μg/L, dengan rentang 278.7-13867 μg/L. Hasil uji korelasi antara kadar feritin serum dan status gizi menunjukkan nilai p=0.326 dan nilai r=0.153. Terdapat korelasi yang tidak bermakna antara kadar feritin serum dan status gizi pasien talasemia-β mayor.