Hesty Maryatin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isolasi dan Identifikasi Jamur Kontaminan pada Kue Wajik di Pasar Tradisional Hesty Maryatin
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.751 KB) | DOI: 10.36418/jsi.v2i2.13

Abstract

Indonesia memiliki berbagai jenis kue tardisional. Kue wajik mengandung karbohidrat, lemak, serta konsentrasi gula yang tinggi, kandungan ini sangat cocok untuk pertumbuhan jamur. Kondisi negara Indonesia yang memiliki iklim tropis dimana tingkat kelembapan udara sangat tinggi mencapai 54-98% dan suhu antara 19°C-33°C sehingga berpotensi tumbuhnya fungsi dan keadaan lingkungan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya jamur kontaminan dan berapa persentase jamur kontaminan pada kue wajik di pasar tradisional kutabumi kota Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi laboratorik yang bersifat deskriptif, yaitu pemeriksaan jamur pada penelitian ini dilakukan dengan sampel di isolasi menggunakan metode cawan gores (metode streack) dan di identifikasi tambahkan pewarnaan menggunakan LPCB (Lactophenol Cutton Blue). Penelitian ini menggunakan sampel kue wajik di Pasar Tradisional Kutabumi Kota Tangerang yang berjumlah 20 sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dari 20 sampel kue wajik dari 5 pasar yang telah diperiksa menunjukkan bahwa sebanyak 11 sampel kue wajik yang terkontaminasi jamur Aspergillus sp. sedangkan 9 sampel tidak ditemukan jamur pada kue wajik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukan jamur komtaminasi 55% Aspergillus sp. pada kue wajik, sehingga itu disarankan kepada konsumen agar berhati-hati mengkonsumsi makanan olahan seperti kue wajik.