Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KEGIATAN BAKTI SOSIAL DONOR DARAH DI STKIP PGRI METRO ‘’BERBAGI INDAH MEMBAWA BERKAH’’ Eka Fitri Hastuti; Arum Sulastri; Joko Santoso
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.663 KB) | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.275

Abstract

Tujuan dari kegiatan bakti sosial donor darah yang bertemakan berbagi itu indah dan membawa keberkahan ini adalah untuk membantu UTD-PMI Kota Metro dalam meningkatkan cadangan darah sehingga memenuhi kebutuhan darah di Kota Metro serta melakukan sosialisasi kegiatan donor darah di kampus STKIP PGRI Metro bagi masyarakat kampus dan disekitar kampus. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2020 di kampus STKIP PGRI Metro. Kegiatan bakti sosial donor darah ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari mahasiswa, dosen, BEM, Tenaga Kependidikan serta masyarakat umum. Berdasarkan jenis kelamin, peserta kegiatan ini didominasi oleh perempuan (38 Orang) dan sisanya laki-laki (32 Orang). Jumlah kantong darah yang dapat dikumpulkan selama kegiatan ini adalah 70 kantong darah. Kegiatan donor darah yang dikemas secara menarik, publikasi dan melibatkan organisasi/ lembaga dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat.
KEGIATAN BAKTI SOSIAL DONOR DARAH DI STKIP PGRI METRO ‘’BERBAGI INDAH MEMBAWA BERKAH’’ Eka Fitri Hastuti; Arum Sulastri; Joko Santoso
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.275

Abstract

Tujuan dari kegiatan bakti sosial donor darah yang bertemakan berbagi itu indah dan membawa keberkahan ini adalah untuk membantu UTD-PMI Kota Metro dalam meningkatkan cadangan darah sehingga memenuhi kebutuhan darah di Kota Metro serta melakukan sosialisasi kegiatan donor darah di kampus STKIP PGRI Metro bagi masyarakat kampus dan disekitar kampus. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2020 di kampus STKIP PGRI Metro. Kegiatan bakti sosial donor darah ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari mahasiswa, dosen, BEM, Tenaga Kependidikan serta masyarakat umum. Berdasarkan jenis kelamin, peserta kegiatan ini didominasi oleh perempuan (38 Orang) dan sisanya laki-laki (32 Orang). Jumlah kantong darah yang dapat dikumpulkan selama kegiatan ini adalah 70 kantong darah. Kegiatan donor darah yang dikemas secara menarik, publikasi dan melibatkan organisasi/ lembaga dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat.
Selling access, obscuring risk: the discursive construction of financial inclusion in Indonesian digital lending platforms Joko Santoso
Indonesian Journal of Language and Economic Discourse Vol. 1 No. 2 (2026): Language, algorithms, and economic futures in Indonesia
Publisher : CV Narasi Khatulistiwa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67490/ijle.v1i2.903

Abstract

Background: Digital lending has expanded financial access in Indonesia, yet platform communication may foreground convenience and empowerment while dispersing consequential information about costs, default, data use, and repayment obligations across less visible textual layers. Objective: This study examines how Indonesian digital-lending platforms discursively construct financial inclusion, organise risk visibility, and allocate responsibility among borrowers, lenders, platforms, and regulators. Method: Using a qualitative comparative discourse design, this study analyses 24 primary documents from six licensed platforms, supported by regulatory and industry materials, through an Access-Framing and Legitimation Matrix, a Risk-Visibility and Disclosure-Hierarchy Audit, and an Agency, Responsibility, and Regulatory Legitimation Scheme. Results: Findings show that access is predominantly framed through financial attractiveness, enterprise opportunity, procedural simplicity, flexibility, speed, and regulatory assurance. Risk information is formally present but unevenly distributed, with numerical costs concentrated in FAQs, terms, and deeper product pages, while broader legal, liquidity, and data-related risks remain comparatively limited. Implication: Responsibility is frequently individualised through literacy, affordability assessment, contractual compliance, repayment discipline, and risk acceptance, whereas platforms are represented primarily as enabling and trustworthy infrastructures. Novelty: This study contributes an integrated framework that treats financial inclusion as a discursive architecture linking access, disclosure hierarchy, responsibilisation, and regulatory legitimation rather than as service availability alone in practice
Indonesian named entity recognition using BiLSTM-CRF with domain-specific word embeddings Joko Santoso
Indonesian Journal of Computational Language Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Data-driven approaches to Indonesian language processing
Publisher : CV Narasi Khatulistiwa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67490/ijcl.v1i1.548

Abstract

Background: The rapid growth of Indonesian digital news content increases the demand for accurate Named Entity Recognition (NER), yet linguistic complexity and limited annotated data remain key challenges. Objective: This study evaluates the effectiveness of a BiLSTM-CRF model enhanced with domain-specific word embeddings for Indonesian NER across person, location, and organization entities. Method: A supervised sequence-labeling approach was applied using annotated news data, with embeddings trained on large-scale political and economic corpora and evaluated via precision, recall, and F1-score. Results: The model shows stable performance for person and location entities, while domain-specific embeddings improve all categories, especially organization entities with high variation; remaining errors relate to boundary detection and semantic ambiguity. Implication: These findings highlight the importance of domain-adaptive representations for improving NER systems in low-resource languages and support more reliable information extraction in Indonesian digital media. Novelty: This study demonstrates that embedding-level domain adaptation significantly enhances Indonesian NER without increasing model complexity, while clarifying distinctions between corpus resources and annotated data for better reproducibility.