Zuriyati Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS MONGOLATO KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Zuriyati Muhamad; Harismayanti Harismayanti
-
Publisher : program studi ilmu keperawatan fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.252 KB)

Abstract

Breastfeeding is the first food, main, and best for the baby, and natural. Breastfeeding  contains a variety of nutrients needed in the process of growth and development of the baby. Unfortunately, the understanding of mothers, families, and communities about the importance of breastfeeding for the baby is lack. As the result, the program of exclusive breastfeeding is not optimum. Breastfeeding is one way to connect the inner soul between mother and children. The purpose of this study was to determine the relationship between mother’s knowledge about exclusive breastfeeding and mother’s behavior on exclusive breastfeeding in the work area of Mongolato Medical Center, Telaga District, Gorontalo Regency. The study design used was a descriptive cross-sectional design. Population and sample are all mothers with infants aged 1 to 2 years who live in the work area of Mongolato Medical Center, Telaga District, Gorontalo Regency. The number of population was 53 mothers and the sample taken was 44 mothers. Sampling technique used was total sampling technique. The result show that there is a relationship between mother’s knowledge about exclusive breastfeeding and mother’s behavior on exclusive breastfeeding in the work area of Mongolato Medical Center, Telaga Disctrict, Gorontalo Regency.This study is expected to add the experience and insight of the researcher especially in terms of research on mother’s knowledge about exclusive breastfeeding and mother’s behavior and also as a reference and comparison for future researches.
STUDI EVALUASI PROGRAM JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GORONTALO Zuriyati Muhamad; Rona Febriyona
-
Publisher : program studi ilmu keperawatan fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.22 KB)

Abstract

Program Jampersal merupakan Program Pemerintah untuk menurunkan AKI dan AKB sesuai dengan  target MDG’s, dengan harapan meningkatkan cakupan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan dan pelayanan nifas ibu oleh tenaga kesehatan, meningkatkan cakupan pelayanan bayi baru lahir oleh tenaga  kesehatan, meningkatkan cakupan pelayanan KB pasca persalinan, meningkatkan cakupan penanganan komplikasi ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengevaluasi  Program Jaminan Persalinan  (Jampersal)  di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data   dikumpulkan  melalui  focus  group  discussion  (FGD)  dan  Indepth  Interview  (Wawancara Mendalam). Penelitian ini dilakukan terhadap ibu bersalin yang menggunakan jampersal, ibu bersalin yang tidak menggunakan jampersal, bidan yang terlibat dalam pelayanan Jampersal, dan kepala bagian Promosi Kesehatan/Pengelola program Jampesal  Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin merasakan kepuasan pada saat bersalin program Jampersal di bidan NP dan RD. Berdasarkan hasil wawancara dengan bidan Desa dan  Bidan  Praktek  Swasta  (BPS)  yang  berjumlah  10  orang,  8  bidan  telah  termotivasi  dan  telah melaksanakan  program jampersal yang merupakan program pemerintah tersebut. Berdasarkan hasil wawancara  mendalam  dengan  Kepala  Bagian  Promosi Kesehatan/pengelola  program jampersal di Dinas Kesehatan Kabupaten  Gorontalo mengatakan bahwa Program Jampersal merupakan Program Pemerintah Kesehatan Nomor 2562/MENKES/PER/XII/2011 yang diciptakan oleh pemerintah sebagai bentuk  dari  tanggung  jawab   pemerintah  dalam  peningkatan  kesejahteraan  masyarakat  dibidang kesehatan Untuk mencapai program  MDGs Point ke-4 dan ke-5. Dinas Kesehatan perlu melakukan suatu  supervisi  sebagai  upaya  untuk  memberikan  pembinaan  dan  pengarahan  dalam  pelaksanaan Jampersal kepada bidan sekaligus mendengarkan keluhan tentang maslah pelaksanaan jampersal dan memberikan  petunjuk  serta  saran  dalam  mengatasi  masalah.  Supervisi  dilakukan  untuk  melihat kendala-kendala yang dihadapi bidan dalam pelaksanaan jampersal.