This Author published in this journals
All Journal ProNers
Eka Ayu Fatmawati ., Eka Ayu Fatmawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2014 ., Eka Ayu Fatmawati
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.686 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.11776

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penderita gagal ginjal kronik di Indonesia semakin meningkat. Pasien GGK harusmenjalani terapi pengobatan untuk mengganti fungsi ginjal yang rusak. Terapi GGK yang paling banyak digunakanadalah terapi dialisis dengan metode hemodialisa. Terapi hemodialisa bagi pasien GGK harus dilakukan secararutin. Faktor penguat seseorang melakukan terapi hemodialisa antara lain dukungan keluarga dan sikap perawatsebagai salah satu petugas kesehatan di ruang hemodialisa. Kepatuhan terapi pada pasien yang menjalanihemodialisa merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, namun masih ada pasien yang tidak patuh denganberbagai alasan.  Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan sikap perawat dengan kepatuhan pasien gagal ginjalkronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD dr. Soedarso Pontianak.  Metode: Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 48 responden yang didapat denganmetode simple random sampling. Metode pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner. Hasil: Dari 48 responden hampir seluruhnya (81,3%) patuh menjalani terapi hemodialisa. Dukungan keluarga padapasien GGK yang menjalani hemodialisa hampir seluruhnya baik (85,4%). Sikap perawat terhadap pasien GGKyang menjalani hemodialisa hampir seluruhnya mendukung pasien (91,7%). Ada hubungan yang bermakna antaradukungan keluarga dengan kepatuhan pasien GGK dalam menjalani hemodialisa dengan nilai p=0,001 dan nilaiodd ratio (OR) sebesar 23,125, yang berarti dukungan keluarga mempengaruhi 23,125 kali kepatuhan pasien dalammenjalani hemodialisa. Ada hubungan yang bermakna antara sikap perawat dengan kepatuhan pasien GGK dalammenjalani hemodialisa dengan nilai p=0,017 dan nilai OR sebesar 19,000, yang berarti sikap perawatmempengaruhi 19,000 kali kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisa. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan sikap perawat dengan kepatuhanpasien GGK dalam menjalani terapi hemodialisa di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata kunci     : dukungan keluarga, sikap perawat, kepatuhan terapi hemodialisa.