Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kesalahan Pelaksanaan Pekerjaan Beton Aspal Campuran Panas Pada Proyek Pembangunan Jalan IKomang Kerthajaya
WASTU: Jurnal Wacana Sains & Teknologi Vol. 3 No. 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Merdeka Surabaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.217 KB) | DOI: 10.55173/wastu.v3i1.8

Abstract

Penelitian tersebut merupakan contoh kasus dengan melakukan pemeriksaan laboratorium dan lapangan padabeberapa proyek yang berada di Propinsi Jawa Timur. Pemeriksaan laboratorium dan lapangan ini untukmengetahui mutu pekerjaan yang telah dikerjakan berdasarkan spesifikasi mutu yang ditetapkan.Pemeriksaan laboratorium dan lapangan dilakukan pada tahun 2000 dimana pelaksanaannya dikerjakan olehtim uji mutu independen, yang keberadaannya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum.Penelitian tersebut merupakan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan lapangan dari pekerjaan utamabeton aspal campuran panas; dipilihnya jenis pekerjaan tersebut karena hampir seluruh proyekpeningkatan/pembangunan jalan selalu merealisasikan pekerjaan tersebut. Pemeriksaan uji mutu tersebutadalah meliputi (1)pemeriksaan lapangan meliputi: pengukuran dimensi panjang, lebar dan tebal aspal betoncampuran panas, (2)pemeriksaan laboratorium meliputi: kepadatan campuran, kadar aspal, gradasi agregatcampuran aspal. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa dimensi dan kepadatan campuran lebihbanyak terjadi kesalahan dibandingkan dengan penggunaan kadar aspal dan gradasi agregat campuran aspal.
Analisis Struktur Pengaman Pantai Menggunakan Sistem Revetment Dan Tetrapod Di Kabupaten Sampang IKomang Kerthajaya; Amy Novianingtyas
WASTU: Jurnal Wacana Sains & Teknologi Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Merdeka Surabaya.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/c09s6y14

Abstract

Kawasan pesisir Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, mengalami permasalahan abrasi yang berdampak terhadap kerusakan garis pantai, infrastruktur kawasan, serta permukiman masyarakat nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem struktur dan konstruksi bangunan pengaman pantai menggunakan revetment dan tetrapod sebagai elemen utama perlindungan kawasan pesisir. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan, analisis dokumen supervisi konstruksi, pengujian tanah, serta evaluasi teknis struktur pengaman pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan revetment batu dan tetrapod beton mampu mereduksi energi gelombang laut secara efektif serta meningkatkan stabilitas garis pantai. Sistem konstruksi pesisir yang diterapkan mempertimbangkan kondisi geologi, elevasi muka air laut, karakteristik tanah pantai, serta sistem drainase kawasan. Supervisi konstruksi memiliki peran penting dalam menjaga mutu pelaksanaan pekerjaan, pengendalian material, dan kesesuaian metode pelaksanaan terhadap spesifikasi teknis. Selain itu, sistem drainase menggunakan U-Ditch memberikan kontribusi terhadap pengurangan genangan pada kawasan permukiman pesisir. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan konstruksi bangunan pantai yang adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakter kawasan pesisir Indonesia.