p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INSANI
Firdarani Kirana Rivanisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Hubungan Patron-Klien dan Perannya Dalam Pembentukan Kapital Sosial dan Kapital Digital Petani Firdarani Kirana Rivanisa
INSANI Vol 9 No 1 (2022): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan patron-klien merupakan pola hubungan yang kerap ditemui pada masyarakat tani di Indonesia. Hubungan patron-klien yang terjalin biasanya sarat akan tindakan eksploitatif dan represif. Patron kerap dianalisis sebagai aktor yang melanggengkan kemiskinan petani. Meskipun begitu, patron memiliki sumber daya yang lebih tinggi dari kliennya. Sesuai teori linking social capital, sumber daya yang sudah dimiliki patron bisa dipindahkan dan dimanfaatkan oleh kliennya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola patron-klien yang termanifestasi pada hubungan antara patron dan klien di Program Desa Tani Mandiri, serta perannya dalam membentuk kapital sosial dan kapital digital para petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diperoleh berupa data primer dan sekunder yang diperoleh dari teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan patron-klien yang terjalin dibentuk karena adanya unsur ketidaksetaraan sosial yang memaksa patron maupun klien untuk berasosiasi satu sama lain untuk mendapatkan keuntungan. Unsur pembentuk lainnya adalah adanya hubungan personal dan sifat fleksibilas yang ditawarkan keduanya. Pola pertukaran antara patron dan klien berjalan cukup seimbang karena adanya kapital sosial dan kapital digital yang dipromosikan oleh hubungan patron-klien itu sendiri. Dengan terbentuknya kapital sosial dan kapital digital, klien memiliki daya tawar lebih dan mengurangi tingkat ketergantungan kepada patron.