Imam Qostholani
PT Dirgantara Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI PELAYANAN PERBAIKAN HARDWARE PERSONAL COMPUTER (PC) DIDUKUNG SISTEM PAKAR DENGAN METODE FORWARD CHAINNNG BERBASIS WEB DI DEPARTEMEN MANUFACTURING DIGITAL TRANSFORMATION PT. DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO) Imam Qostholani
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika - Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.48 KB) | DOI: 10.56244/fiki.v10i2.397

Abstract

PT. Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang produksi Pesawat Terbang. Pada perusahaan ini terdapat berbagai macam departemen guna menunjang kegiatan perusahaan. Salah satunya adalah Departemen Manufacturing Digital Transformation (MDT) yang berada dibawah Divisi Rekayasa Manufaktur Direktorat Produksi. Didalam Departemen MDT terdapat bagian Computer System Administration & Support (CSAS) yang berfungsi sebagai tim support dalam pelayanan perbaikan Personal Computer (PC) meliputi hardware dan software, perbaikan printer, pemasangan dan perbaikan jaringan khusus di Direktorat Produksi. Saat ini proses pelayanan perbaikan hardware PC di bagian CSAS Departemen MDT masih dilakukan secara manual, dimulai dari pegisian form pelayanan perbaikan hardware PC yang masih berbentuk kertas sehingga laporan perbaikan tidak tersimpan dengan lengkap dan baik, penyampaian informasi kepada pelanggan (dalam hal ini yaitu pemilik PC) tentang status perbaikan masih melalui telepon atau pembicaraan secara langsung , pembuatan laporan perbaikan serta perhitungan durasi perbaikan PC untuk kebutuhan Key Performance Indicator (KPI) yang masih dikerjakan secara manual. Untuk proses diagnosa kerusakan hardware PC, terkadang teknisi bagian CSAS membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendiagnosanya, sehingga teknisi terkadang menunda perkerjannya hanya untuk menentukan langkah perbaikan yang tepat. Dengan adanya beberapa kendala tersebut, maka perlu adanya sebuah aplikasi untuk menangani proses pelayanan perbaikan hardware PC di Departemen MDT, agar kendala yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.