Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM REPLIKASI DATABASE TERDISTRIBUSI PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO Muhammad Hidayat Darmawan; Isnawaty Isnawaty; Subardin Subardin
semanTIK Vol 4, No 2 (2018): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.596 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v4i2.4715

Abstract

Current technological developments are very influential on the process of data distribution that is demanded fast because every second of information can change. One of the methods used in data exchange is to use data replication in a distributed database. The speed of the process and the number of rows that can be replicated in units of time are some of the things that can be taken into consideration when trying to determine how to replicate data in a distributed database.In replication, a software is used to find or more precisely track changes that occur in a database. After changes in one database are identified and known, then changes are made so that all databases are the same as other databases.This study implements two computers consisting of master and slave, each of which is a database server that is connected to each other in the network. The test results obtained in this study are that with the database replication, every data that is stored periodically always backups the slave computer.Keywords—Replication, Database, Distributed Database DOI : 10.5281/zenodo.1493829
SISTEM KONTROL DAN MONITORING TANAMAN HIDROPONIK SECARA REAL TIME MENGGUNAKAN METODE FUZZY INFERENCE SYSTEM MODEL TSUKAMOTO Rizaldy Setiawan Hasanuddin; Isnawaty Isnawaty; Rizal Adi Saputra; Statiswaty Statiswaty
semanTIK Vol 5, No 1 (2019): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.756 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v5i1.4726

Abstract

The hydroponic plant is the technique of cultivating plants (fruits, vegetables, and flowers) by utilizing water and not using soil as a planting medium. Internet of Things (IoT) is the communication between one device and another with the help of software through the internet network. The one method for controlling IoT is using Fuzzy Tsukamoto. The Tsukamoto method is an extension of monotonous reasoning.In Tsukamoto's method, each consequence of  If-Then form rule must be represented by a fuzzy compilation with an affiliation function. The advantages of Fuzzy Tsukamoto system are the mathematical concepts that underlie fuzzy reasoning is very simple and easy to understand. In applying  Fuzzy Tsukamoto in the determination of control and monitoring of hydroponic plants in real-time-based, it functions very efficiently and simplifies work. Keywords—Hydroponic Plants, IoT, Fuzzy Tsukamoto.DOI : 10.5281/zenodo.2781533
MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN PROSES DEKOMPOSISI PUPUK KOMPOS BERBASIS ANDROID Fitri Amaliah; Isnawaty Isnawaty; Subardin Subardin
semanTIK Vol 6, No 1 (2020): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.635 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v6i1.7521

Abstract

Kelembaban memegang peranan penting dalam proses dekomposisi pupuk sehingga kelembaban ideal harus dijaga pada kisaran 40% hingga 60% sedangkan suhu pupuk pada kisaran 30°C hingga 60°C. Masalah yang sering terjadi dalam pembuatan pupuk kompos adalah tingkat kematangan pupuk yang belum sempurna yang disebabkan oleh tingkat kelembaban dan suhu dalam proses pembuatan tidak stabil. Umumnya pemantauan suhu dan kelembaban pada proses dekomposisi dilakukan secara manual yaitu dengan mengikuti kebiasaan para petani pupuk sehingga waktu dan kinerja tidak efisien. Namun dengan menggunakan komponen mikrokontroler berbasis android pada proses dekomposisi pupuk dapat memberikan kemudahan untuk memperoleh nilai suhu dan kelembaban pupuk kompos secara lebih akurat. Sensor DHT22 digunakan untuk mengukur suhu dan kelembaban sedangkan NodeMcu ESP8266 sebagai mikrokontroler board untuk mengolah data yang didapatkan dari sensor. Dengan implementasi perangkat lunak menggunakan framework ionic untuk smartphone android, dan arduino untuk mikrokontroler. Proses monitoring suhu dan kelembaban pupuk yang menerapkan monitoring realtime dapat berjalan dengan baik melalui internet dengan latency yang sangat kecil.Kata kunci; Monitoring, Dekomposisi, Mikrokontroler, Realtime, Android
Analisis Pola Kepadatan Penumpang Menggunakan K-Means Clustering Pada Pelabuhan Penyeberangan Torobulu–Tampo Muhamad Faza Almaliki; Muhammad Chaerur Rijal; Isnawaty Isnawaty; Maudhy Satyadharma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kepadatan penumpang pada lintasan penyeberangan Torobulu–Tampo menggunakan metode K-Means Clustering sebagai pendekatan analisis operasional transportasi berbasis data. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data harian jumlah penumpang Pelabuhan Torobulu selama periode Januari 2023 hingga Oktober 2025. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu preprocessing data untuk membersihkan data yang tidak konsisten, proses normalisasi untuk menyamakan skala data, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan metode evaluasi clustering, serta proses pengelompokan data menggunakan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola jumlah penumpang dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori utama, yaitu kondisi sepi (low), normal (medium), dan padat (peak season). Cluster padat didominasi oleh periode hari besar nasional, musim mudik Idulfitri, dan libur panjang yang menyebabkan peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan. Sementara itu, cluster normal dan sepi lebih banyak terjadi pada periode operasional reguler di luar musim liburan. Hasil clustering juga menunjukkan adanya pola musiman yang memengaruhi tingkat kepadatan penumpang pada lintasan penyeberangan Torobulu–Tampo. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam optimalisasi jadwal operasional kapal, pengaturan kapasitas penumpang, serta peningkatan kualitas pelayanan transportasi penyeberangan. Selain itu, hasil penelitian ini dapat membantu pihak pengelola pelabuhan dalam melakukan perencanaan operasional yang lebih efektif dan adaptif terhadap perubahan pola mobilitas penumpang. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan sistem analisis transportasi penyeberangan berbasis data yang lebih cerdas, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Sistem Kontrol Penyiraman Air Dan Nutrisi Tanaman Cabai Berbasis Internet Of Things (IoT) Menggunakan Decision Tree C5 LM. Fid Aksara; Asri Samsudin; Jumadil Nangi; Isnawaty Isnawaty
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 2 (2025): SemanTIK : Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i2.268

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki banyak lahan pertanian subur. Namun, teknologi pertanian masih perlu dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas. Salah satu masalah yang sering dihadapi petani cabai adalah pada proses kurangnya intensitas penyiraman yang berdampak buruk pada pertumbuhan dan hasil panen. Cabai (Capsicum spp.) adalah tanaman penting yang digunakan dalam berbagai masakan dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem otomatis yang dapat mengatur penyiraman tanaman secara efisien, terutama di lahan yang sempit seperti perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem kontrol penyiraman air otomatis pada tanaman cabai, yang berbasis Internet of Things (IoT) dan menggunakan Decision Tree C5 sebagai metode utama pengambilan keputusan. Sistem ini dirancang agar penyiraman tanaman berlangsung secara optimal dengan memantau kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban tanah, dan pH tanah. Rencana pengujian sistem ini mencakup beberapa tahap untuk memastikan fungsionalitas dan keakuratan sistem kontrol penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan Decision Tree C5. Selain itu juga dilakukan pengujian black box untuk mengetahui fungsionalitas sistem yang akan dibangun. Indonesia sebagai negara agraris memiliki banyak lahan pertanian subur. Namun, teknologi pertanian masih perlu dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas. Salah satu masalah yang sering dihadapi petani cabai adalah pada proses kurangnya intensitas penyiraman yang berdampak buruk pada pertumbuhan dan hasil panen. Cabai (Capsicum spp.) adalah tanaman penting yang digunakan dalam berbagai masakan dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem otomatis yang dapat mengatur penyiraman tanaman secara efisien, terutama di lahan yang sempit seperti perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem kontrol penyiraman air otomatis pada tanaman cabai, yang berbasis Internet of Things (IoT) dan menggunakan Decision Tree C5 sebagai metode utama pengambilan keputusan. Sistem ini dirancang agar penyiraman tanaman berlangsung secara optimal dengan memantau kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban tanah, dan pH tanah. Rencana pengujian sistem ini mencakup beberapa tahap untuk memastikan fungsionalitas dan keakuratan sistem kontrol penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan Decision Tree C5. Selain itu juga dilakukan pengujian black box untuk mengetahui fungsionalitas sistem yang akan dibangun.