Latar Belakang: Kemandirian lansia dalam ADL didefinisikan sebagai kemandirian seseorang dalam melakukan aktivitas dan fungsi - fungsi kehidupan sehari - hari yang dilakukan oleh manusia secara rutin dan universal. Semakin lanjut usia seseorang maka kemampuan fisiknya akan semakin menurun, sehingga dapat mengakibatkan kemunduran pada peran-peran sosialnya. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat kemandirian lansia dalam pemenuhan ADL di Lingkungan xiv Jalan Pembangunan USU Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru tahun 2021. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif menggunakan teknik total sampling dengan metode kuantitatif dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan kuesioner Indeks Barthel menurut Jonathan Gleadle. Hasil: Didapatkan dari 35 responden menunjukan bahwa lansia dengan mandiri sebanyak 13 orang (37.1%), ketergantungan ringan sebanyak 13 orang (37.1%), ketergantungan sedang sebanyak 4 orang (11.4%), ketergantungan berat sebanyak 3 orang (8.6%), ketergantungan total sebanyak 2 orang (5.7%). Kesimpulan: Kemandirian lansia dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan. Disarankan kepada keluarga untuk selalu memperhatikan dan membantu lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari agar bagian tubuh bisa bergerak dan tidak ada gangguan imobilitas seperti senam lansia dan tetap mengontrol kesehatan ke posyandu dan puskesmas.