Ruti Wahyuningsih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Cooperative Script Dalam Meningkatkan Prestasi Pelajaran IPS Materi Interaksi Keruangan Dalam Kehidupan di Negera-Negara ASEAN Pada Siswa Kelas VIII A Semester Gasal SMP Negeri 2 Kedungjati Tahun Pelajaran 2018/2019 Ruti Wahyuningsih
Majalah Ilmiah Inspiratif Vol 4, No 8 (2019): Majalah Ilmiah Inspiratif Vol 4 No. 8 Juli 2019
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.87 KB)

Abstract

Ada kecenderungan dalam dunia pendidikan dewasa ini untuk kembali padapemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secaraalamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak “mengalami” sendiri apa yangdipelajarinya, bukan ‘mengetahui’-nya. Pembelajaran yang berorientasi targetpenguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi ‘mengingat’ jangka pendek,tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupanjangkan panjang.Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakahpeningkatan prestasi belajar IPS dengan diterapkannya metode belajar aktif modelcoopertive script?. Sedangkan Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahuipengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script terhadap peningkatan prestasibelajar IPS, setelah dan sebelum diterapkannya metode belajar aktif modelpengajaran cooperative script.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tigaputaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan danpengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII ASMP N 2 Kedungjati semester gasal tahun 2018. Data yang diperoleh berupa hasiltes formatif.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalamipeningkatan rata – rata kelas dari kondisi awal sampai dengan siklus 2. yaitu,kondisi awal (51,95), siklus 1 (70,34), siklus 2 (78,84). Sedangkan simpulan daripenelitian ini adalah pembelajaran model cooperative script dapat berpengaruhpositif terhadap prestasi belajar Siswa SMP N 2 kedungjati Kabupaten Grobogan,serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatifpembelajaran IPS.Kata Kunci: ips, metode, belajar, aktif, model cooperative script
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMBELAJARAN ( pedagogig ) MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PADA GURU – GURU SMP NEGERI 2 KEDUNGJATI SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/ 2020 Ruti Wahyuningsih
Majalah Ilmiah Inspiratif Vol 5, No 10 (2020): Majalah Inspiratif Vol.5 No.10 Juli 2020
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.347 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah yang tepatdalam melaksanakan supervisi akademik sehingga mampu meningkatkankompetensi pedagogik guru terutama dalam proses pembelajaran yang padaakhirnya akan berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan.Penelitian dilakukan dengan dua siklus. Pada setiap siklus memiliki perencanaan,pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang berbeda-beda. Subyek penelitiankepala sekolah dan guru. Kepala sekolah dengan tindakan supervisiakademiknya, sedangkan guru SMP Negeri 2 Kedungjati sebagai obyek sekaligussubyek dalam pemberian perlakuan supervisi akademik. Teknik pengumpulandata melalui supervisi kelas dengan tahapan mensupervisi guru dalam prosespembelajaran dan pengamatan pembelajaran di kelas, untuk mencatat kejadiankejadianpenting yang berhubungan dengan penelitian terutama pada waktuproses pembelajaran berlangsung.Teknik analisa data yang menjadi pedoman pengolahan data denganmenggunakan prosentase (%) pencapaian dengan konstanta 100. Dan untukmelihat interpertasi dengan menggunakan kriteria interpertasi skor untukmemperkuat penafsiran dalam kesimpulan sebagai berikut: 80% - 100% (BaikSekali), 66% - 79% ( Baik), 56% - 65% (Cukup), dan 40% - 55% (Kurang).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran mengalami peningkatan prosentase pada tiap tahapannya, darisiklus I mencapai rata-rata 63% (cukup) dan pada siklus II mencapai rata-rata68% (baik). Terdapat peningkatan kemampuan guru sebesar 5% dari siklus I.Secara rinci terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kondisi awal sekolahbila dibandingkan dengan keadaan akhir pada siklus II. Ketepatan guru masuk kedalam kelas meningkat 48%, pemanfaatan media belajar meningkat 32%, metodevariatif meningkat 31%, dan strategi belajar meningkat 36%.Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Supervisi Akademik, dan Peningkatan Mutu Pendidikan Menengah (SMP).