Yolin Nesa Antika
Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Keterpaparan Internet dengan Perkembangan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar di SD Negeri 1 Getasan Kec. Depok Kab. Cirebon Yolin Nesa Antika; Riza Arisanty Latifah
Indonesian Journal of Health Research Vol. 4 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.633 KB) | DOI: 10.51713/idjhr.v4i3.87

Abstract

Pendahuluan. Internet dimata anak-anak merupakan sesuatu yang abstrak, mereka belum memahami dampak positif dan negatif internet bagi kehidupan mereka sehari-hari. Penggunaan internet dalam waktu yang lama dapat menimbulkan efek negatif dalam perkembangan sosial anak, ditambah lagi sudah banyak anak sekolah dasar yang diberikan gadget oleh orang tua mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat keterpaparan internet dengan perkembangan sosial anak usia sekolah dasar di SD Negeri 1 Getasan Kec.Depok Kab.Cirebon. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 anak yang terdiri dari 20 anak kelas 4, 19 anak kelas 5, dan 18 anak kelas 6. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tingkat keterpaparan internet dan perkembangan sosial anak. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keterpaparan internet dengan perkembangan sosial anak usia sekolah dasar. terlihat dari nilai koefisien kolerasi sebesar -0,610 dengan p = 0,000 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,428 ini berarti variabel tingkat keterpaparan internet memberikan sumbangan efektif variabel perkembangan sosial anak usia sekolah dasar sebesar 42,8%. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keterpaparan internet dengan perkembangan sosial anak usia sekolah dasar. Diharapkan agar orang tua selalu memberikan arahan dan bimbingan untuk mengontrol anak dalam bermain internet agar meminimalisir dampak negatif internet.