Pendahuluan. Diabetes mellitus (DM) merupakan kategori penyakit tidak menular, jumlah penderita penyakit di Indonesia yang selalu naik setiap tahunnya. Salah satu komplikasi terbanyak dari penyakit DM adalah neuropati. Metode latihan Buerger Allen Exercise merupakan salah satu variasi gerakan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi dalam pembuluh darah arteri dan vena. Mengetahui pengaruh Buerger Allen Exercise terhadap neuropati diabetik di wilayah kerja puskesmas Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu. Metode. Rancangan penelitian menggunakan quasi experiment dengan pre and post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden yang terdiri dari 19 orang pada kelompok intervensi dan 19 orang pada kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Monofilament 10g untuk mengukur neuropati diabetik, alat ukur ini merupakan alat baku sehingga tidak perlu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan skor dalam satu kelompok dan independent t-test untuk mengetahui perbedaan skor antar kelompok. Hasil. Hasil independent t-testmenunjukan nilai p = 0,000 < 0,05, yang disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara selisih tingkat neuropati diabetik kaki kanan dan kiri pada kedua kelompok. Kesimpulan. Buerger Allen Exercise berpengaruh terhadap tingkat sensitivitas kaki pasien DM untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi neuropati diabetik.