Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Just World Belief: Penilaian terhadap keadilan dunia bagi laki-laki dan perempuan dalam hubungan cinta M. Arvani Zakky Al Kamil
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v2i1.16025

Abstract

ABSTRAKThe love relationship as an individual's interest in socializing is the first step in the relationship before going to the legal relationship stage. A love relationship or dating is an individual's effort to find a soul mate and partner for marriage. However, the phenomenon that occurs in many love relationships does not end in a serious bond or marriage and instead breaks up. The Javanese phenomenon that a soul mate will meet is in line with the concept of just-world belief. Everyone has faith through love relationships to get a partner as the world is fair to their efforts to find a partner. The purpose of this study was to determine the level of belief that the world is fair for individuals who are in a love relationship and to see if there are differences in the belief that the world is fair for men and women. The research subjects were UIN Malang students. This study uses descriptive quantitative methods and tests the differences between men and women with the T-test. Respondents consisted of 190 UIN Malang students based on purposive sampling technique with the criteria being in a love relationship and aged 19-24 years. The research instrument uses a just world belief scale which is adapted from Lerner's theory. The results showed that the level of just-world belief of students was moderate, and there was no difference between just world belief of men and women so that men and women had the same opportunity to believe in a just world. The implication of this research is that there is a value of justice for men and women in their love relationship so that each partner treats their lover well and fairly because the consequences of doing good will also lead to goodness in the future. The next implication of just-world belief is to strengthen satisfaction in love relationships for consideration of their partner as a mate.KEYWORDS Just World Belief; Love Relationship; Student; MateABSTRAKHubungan cinta sebagai ketertarikan individu dalam bersosial menjadi langkah awal relasi sebelum ke tahap hubungan resmi. Hubungan cinta atau berpacaran adalah upaya individu menemukan jodoh dan pasangan untuk pernikahan. Namun fenomena yang terjadi banyak hubungan cinta itu tidak berakhir pada ikatan yang serius atau pernikahan dan justru putus. Fenomena orang Jawa bahwa jodoh akan bertemu selaras dengan konsep just world belief. Setiap orang memiliki keyakinan melalui hubungan cinta untuk mendapatkan pasangan sebagaimana dunia yang adil terhadap usahanya mencari pasangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat keyakinan dunia adil bagi individu yang sedang menjalani hubungan cinta dan melihat adakah perbedaan kepercayaan dunia adil bagi laki-laki dan perempuan. Subjek penelitian adalah mahasiwa UIN Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan uji perbedaan antara laki-laki dan perempuan dengan T test. Responden terdiri dari 190 mahasiswa UIN Malang berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria sedang menjalin hubungan cinta dan berumur 19-24 tahun. Instrumen penelitian menggunakan just world belief scale yang diadaptasi dari teori Lerner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat just world belief mahasiwa sedang, dan tidak terdapat perbedaan antara just world belief laki-laki dan perempuan sehingga laki-laki dan perempuan berpeluang sama terhadap keyakinan dunia yang adil. Implikasi adanya riset ini adalah adanya nilai keadilan bagi laki-laki dan perempuan dalam menjalani hubungan cintanya sehingga masing-masing pasangan memperlakukan kekasihnya dengan baik dan adil karena konsekuensi adanya kebaikan yang diperbuat akan memunculkan kebaikan pula di masa mendatang. Implikasi just world belief selanjutnya adalah memperkuat kepuasan dalam relasi cinta untuk pertimbangan pasangannya sebagai jodoh.KATA KUNCIJust World Belief; Hubungan Cinta; Mahasiswa; Jodoh
Konsep diri perempuan pengemudi truk trailer Moh. Arvani Zakky Al Kamil; Sebtiani Selmi
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v3i2.18286

Abstract

ABSTRACTWomen in male-dominated jobs such as truck drivers are rare. However, the presence of women who work as truck drivers shows the toughness of women who are often underestimated in terms of gender equality. the purpose of this study was to describe the role of women as trailer truck drivers and to find out the characteristics and self-concept of women freight drivers in Malang Regency. This study uses a qualitative method with a phenomenology approach. Data collection techniques used are through observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative analysis. While testing the validity of the data was done by triangulation of sources. The results of this study indicate that women have a positive self-concept in carrying out hard work that is rarely of interest to women in general. The implication is that women can undergo various fields of work by strengthening their self-concept.KEYWORDS:  self concept; woman truck driver; self image ABSTRAKPerempuan dalam pekerjaan yang didominasi laki-laki seperti pengemudi truk jarang dijumpai. Namun adanya perempuan yang berprofesi sepagai supir truk menunjukkan ketangguhan perempuan yang seringkali diremehkan dalam kesetaraan gender. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran wanita menjadi pengemudi angkutan barang dan untuk mengetahui karakteristik dan konsep diri wanita pengemudi angkutan barang di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data teknik yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki konsep diri positif dalam menjalani pekerjaan berat yang jarang diminati oleh perempuan pada umumnya. Implikasinya perempuan dapat menjalani berbagai bidang pekerjaan dengan memperkuat konsep dirinya. KATA KUNCI Konsep diri; perempuan truk trailer; gambaran diri Copyright ©2022. The Authors. Published by Journal of Indonesian Psyhological Science (JIPS). This is an open access article under the CC BY NO SA. Link: Creative Commons — Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International — CC BY-NC-SA 4.0   
Just World Belief: Penilaian terhadap keadilan dunia bagi laki-laki dan perempuan dalam hubungan cinta Al Kamil, M. Arvani Zakky
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 2, No 1 (2022): Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v2i1.16025

Abstract

ABSTRAKThe love relationship as an individual's interest in socializing is the first step in the relationship before going to the legal relationship stage. A love relationship or dating is an individual's effort to find a soul mate and partner for marriage. However, the phenomenon that occurs in many love relationships does not end in a serious bond or marriage and instead breaks up. The Javanese phenomenon that a soul mate will meet is in line with the concept of just-world belief. Everyone has faith through love relationships to get a partner as the world is fair to their efforts to find a partner. The purpose of this study was to determine the level of belief that the world is fair for individuals who are in a love relationship and to see if there are differences in the belief that the world is fair for men and women. The research subjects were UIN Malang students. This study uses descriptive quantitative methods and tests the differences between men and women with the T-test. Respondents consisted of 190 UIN Malang students based on purposive sampling technique with the criteria being in a love relationship and aged 19-24 years. The research instrument uses a just world belief scale which is adapted from Lerner's theory. The results showed that the level of just-world belief of students was moderate, and there was no difference between just world belief of men and women so that men and women had the same opportunity to believe in a just world. The implication of this research is that there is a value of justice for men and women in their love relationship so that each partner treats their lover well and fairly because the consequences of doing good will also lead to goodness in the future. The next implication of just-world belief is to strengthen satisfaction in love relationships for consideration of their partner as a mate.KEYWORDS Just World Belief; Love Relationship; Student; MateABSTRAKHubungan cinta sebagai ketertarikan individu dalam bersosial menjadi langkah awal relasi sebelum ke tahap hubungan resmi. Hubungan cinta atau berpacaran adalah upaya individu menemukan jodoh dan pasangan untuk pernikahan. Namun fenomena yang terjadi banyak hubungan cinta itu tidak berakhir pada ikatan yang serius atau pernikahan dan justru putus. Fenomena orang Jawa bahwa jodoh akan bertemu selaras dengan konsep just world belief. Setiap orang memiliki keyakinan melalui hubungan cinta untuk mendapatkan pasangan sebagaimana dunia yang adil terhadap usahanya mencari pasangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat keyakinan dunia adil bagi individu yang sedang menjalani hubungan cinta dan melihat adakah perbedaan kepercayaan dunia adil bagi laki-laki dan perempuan. Subjek penelitian adalah mahasiwa UIN Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan uji perbedaan antara laki-laki dan perempuan dengan T test. Responden terdiri dari 190 mahasiswa UIN Malang berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria sedang menjalin hubungan cinta dan berumur 19-24 tahun. Instrumen penelitian menggunakan just world belief scale yang diadaptasi dari teori Lerner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat just world belief mahasiwa sedang, dan tidak terdapat perbedaan antara just world belief laki-laki dan perempuan sehingga laki-laki dan perempuan berpeluang sama terhadap keyakinan dunia yang adil. Implikasi adanya riset ini adalah adanya nilai keadilan bagi laki-laki dan perempuan dalam menjalani hubungan cintanya sehingga masing-masing pasangan memperlakukan kekasihnya dengan baik dan adil karena konsekuensi adanya kebaikan yang diperbuat akan memunculkan kebaikan pula di masa mendatang. Implikasi just world belief selanjutnya adalah memperkuat kepuasan dalam relasi cinta untuk pertimbangan pasangannya sebagai jodoh.KATA KUNCIJust World Belief; Hubungan Cinta; Mahasiswa; Jodoh
Konsep diri perempuan pengemudi truk trailer Al Kamil, Moh. Arvani Zakky; Selmi, Sebtiani
Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS) Vol 2, No 2 (2022): Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS)
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jips.v3i2.18286

Abstract

ABSTRACTWomen in male-dominated jobs such as truck drivers are rare. However, the presence of women who work as truck drivers shows the toughness of women who are often underestimated in terms of gender equality. the purpose of this study was to describe the role of women as trailer truck drivers and to find out the characteristics and self-concept of women freight drivers in Malang Regency. This study uses a qualitative method with a phenomenology approach. Data collection techniques used are through observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative analysis. While testing the validity of the data was done by triangulation of sources. The results of this study indicate that women have a positive self-concept in carrying out hard work that is rarely of interest to women in general. The implication is that women can undergo various fields of work by strengthening their self-concept.KEYWORDS:  self concept; woman truck driver; self image ABSTRAKPerempuan dalam pekerjaan yang didominasi laki-laki seperti pengemudi truk jarang dijumpai. Namun adanya perempuan yang berprofesi sepagai supir truk menunjukkan ketangguhan perempuan yang seringkali diremehkan dalam kesetaraan gender. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran wanita menjadi pengemudi angkutan barang dan untuk mengetahui karakteristik dan konsep diri wanita pengemudi angkutan barang di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data teknik yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki konsep diri positif dalam menjalani pekerjaan berat yang jarang diminati oleh perempuan pada umumnya. Implikasinya perempuan dapat menjalani berbagai bidang pekerjaan dengan memperkuat konsep dirinya. KATA KUNCI Konsep diri; perempuan truk trailer; gambaran diri Copyright ©2022. The Authors. Published by Journal of Indonesian Psyhological Science (JIPS). This is an open access article under the CC BY NO SA. Link: Creative Commons — Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International — CC BY-NC-SA 4.0   
Perilaku Sosial Remaja di Era Media Sosial: Analisis dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Ahmad Ainun Najib; Moh. Arvani Zakky Al Kamil; Siti Lia Munawaroh
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol. 5 No. 1 (2026): Muria Research Guidance and Counseling Journal, April 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v5i1.17175

Abstract

The digital era and the dominance of social media have significantly transformed adolescents’ patterns of interaction and social behavior. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) method based on PRISMA guidelines and follows Snyder’s recommendations to ensure a systematic and comprehensive analysis. Data were collected from Google Scholar, SINTA, and Scopus using keywords related to adolescent social behavior, social media, and Islamic educational psychology. Content analysis was applied to identify key themes. The findings indicate that social media has a dual impact: it enhances access to information, religious motivation, and spiritual understanding, but also leads to addiction, declining communication ethics, and exposure to negative content. The intensity of social media use also alters adolescents’ social structures. From the perspective of Islamic educational psychology, digital literacy and the strengthening of Islamic character education are essential. This study highlights the crucial role of Islamic education and identifies research gaps as a basis for future studies.
Pendekatan ABCD Dalam Pemanfaatan Potensi Alam Untuk Ekonomi Alternatif Melalui Pengolahan Singkong di Desa Jadi, Semanding, Tuban Rissiril Hana; Siti Nur Ika Salsabila; Nur Jelita Ananda Fransiska; Tri Noviani Agustina; Uut Kenanga Sari; Rizkia Fifiqotul Imamah; Lailatul Mahmuddah; Siti Muk’alimah; Najwa Salsabila; Nur Okta Fiatul Rohma; Muhammad Zaim Muhibbullah; Moh. Arvani Zakky Al Kamil
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v4i2.3977

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki kekayaan sumber daya alam, khususnya di sektor pertanian. Salah satu komoditas potensial adalah singkong, tanaman yang mudah tumbuh dan kaya karbohidrat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berfokus di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani lahan kering. Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini bertujuan memetakan dan mengembangkan aset lokal, terutama potensi singkong. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam terhadap masyarakat serta perangkat desa. Hasil kegiatan berupa inovasi produk olahan singkong, yaitu Singkong Karamel dan Kerupuk Seblak Sandariyah (SeblaKriyah), yang tidak hanya menambah variasi pangan lokal, tetapi juga berpotensi menjadi sumber ekonomi alternatif. Pendekatan ABCD terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aset yang dimiliki, mendorong kreativitas, serta memperkuat partisipasi sosial dalam pembangunan ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan.