Anisa Putri Cahyani
ISI Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bringing Traditional Arts in Teaching English for Visual Art Students in Indonesia Anisa Putri Cahyani
Proceedings International Conference on Teaching and Education (ICoTE) Vol 3, No 1 (2022): 1st International Conference on English Language Teaching Research and Practices
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/icote.v3i1.55898

Abstract

Traditional arts and culture, as a part of national identity, can be both purpose and means of teaching and learning English, especially for visual art students in higher education. This study captures how traditional arts are brought into English classrooms at Indonesian Institute of Arts Surakarta. Data are collected through observation, interview, and group discussion, and are analyzed qualitatively, by the techniques of data organizing, coding, interpreting, displaying and concluding. The findings show that Indonesian traditional arts are included in the topics of materials, classroom tasks, and assignments of English teaching and learning. However, the implementation is adjusted following each major or study program. Generally, the forms of arts are related to traditional culture products, either artifacts or non-artifact, such as Batik (including the making process and the ornaments), Keris, and Cultural Activities. Such incorporation of art and language leads to the communicative atmosphere of art creation and appreciation. 
Pendampingan Artistik dan Harmoni Vokal Bagi Paduan Suara Kelompok PKK Anisa Putri Cahyani; Gibran Xavier Rakai Danandjaya; Citra Aulia; Bernadet Fiona Lay Ratu
Abdi Seni Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas seni musik kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui pendampingan paduan suara sebagai bentuk penguatan kompetensi musikal dan artistik. Mitra menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan teknik vokal, rendahnya pemahaman mengenai harmoni suara, kurangnya penguasaan dinamika musik, serta belum optimalnya penampilan panggung. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pendampingan dan pelatihan yang melibatkan mahasiswa etnomusikologi sebagai fasilitator pelatihan harmoni vokal. Materi yang diberikan mencakup teknik vokal dasar, pembagian harmoni, dinamika dan ekspresi musikal, penyusunan formasi panggung, gerakan dirigen, serta praktik penampilan paduan suara. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan partisipatif, praktik berulang, dan evaluasi performatif. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu dengan melibatkan 10 anggota PKK sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam menjaga intonasi, menyanyikan harmoni secara serempak, menginterpretasikan lagu secara ekspresif, serta menampilkan pertunjukan yang lebih terorganisasi. Selain menghasilkan peningkatan kompetensi musikal, program ini juga memperkuat kepercayaan diri, kerja sama, dan solidaritas antaranggota kelompok. Keberhasilan kegiatan didukung oleh tingginya partisipasi peserta dan dukungan komunitas, meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu latihan dan keragaman kemampuan musikal peserta. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan seni musik ini berkontribusi terhadap penguatan praktik musik komunitas dan pengembangan seni pertunjukan berbasis partisipasi masyarakat. Kata Kunci: paduan suara; PKK; artistik; harmoni vokal