Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh kualitas pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Denpasar. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan wajib pajak, sedangkan variabel independen yang digunakan adalah kualitas pelayanan fiskus, sanksi perpajakan dan sosialisasi perpajakan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan rumus slovin, dengan sampel wajib pajak yang digunakan adalah sebanyak 100 responden. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Fiskus (X1) berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor. Hal ini dibuktikan dengan hasil signifikasi sebesar 0,020 < 0,05. Sanksi Perpajakan (X2) berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor. Hal ini dibuktikan dengan hasil signifikasi sebesar 0,000 < 0,05. Sosialisasi Perpajakan (X3) berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor. Hal ini dibuktikan dengan hasil signifikasi sebesar 0,000 < 0,05.