Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KEMIRINGAN PONDASI TIANG TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG TUNGGAL AKIBAT BEBAN VERTIKAL Suryadi, Rudy; Nugroho, Soewignjo Agus; ', Muhardi
Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar) Vol 1 (2015): Annual Civil Engineering Seminar (ACES)
Publisher : Proceedings ACES (Annual Civil Engineering Seminar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi tiang adalah suatu konstruksi sebagai penopang bangunan. Dalam beberapa konstruksi,pondasi tiang sengaja dimiringkan untuk menahan beban lateral yang cukup besar.Kecenderungan tiang miring dalam menopang beban vertikal juga perlu diperhatikan. Kajianberupa eksperimental laboratorium dilakukan dengan membuat model pondasi tiang diameter 2cm. Model pondasi tiang dimiringkan sebesar ±0o, ±15o, dan ±30o. Kemudian dilakukan ujipembebanan pada masing-masing model pondasi tiang, dan dilakukan interpretasi data hasil ujidengan metode grafik p-y, Mazurkiewicz, dan Chin, serta membandingkan dengan hasil analisaformula empirik. Hasil pengujian dengan menggunakan interpretasi metode grafik p-ymenunjukkan adanya kecenderungan berkurangnya daya dukung seiring bertambahnyakemiringan model pondasi tiang. Analisa dengan formula empirik juga menunjukkan bentukkecenderungan yang sama. Namun pada metode Mazurkiewicz dan Chin tidak menunjukkankecenderungan yang sama dengan analisa menggunakan formula empirik.Kata kunci: model, pasir, pondasi tiang, tiang miring, uji beban
Analisa Distribusi Curah Hujan dengan Uji Kecocokan Chi Square dan Simirnov Kolmogorov di Kabupaten OKU Suryadi, Rudy; Sari, Enda Kartika; Wibowo, M. Rizka F; Fadhil, Taufik Is
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ama1mr27

Abstract

Curah hujan merupakan salah satu komponen utama dalam sistem iklim yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pertanian, infrastruktur, dan kegiatan ekonomi lainnya. Di Indonesia, curah hujan memiliki distribusi yang bervariasi berdasarkan faktor geografis dan topografi. Oleh karena itu, pemahaman tentang pola distribusi curah hujan menjadi penting, khususnya untuk daerah yang bergantung pada sektor pertanian, seperti Kabupaten OKU di Sumatera Selatan. Kabupaten OKU memiliki karakteristik iklim tropis dengan dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Analisis distribusi curah hujan yang tepat di wilayah ini sangat penting untuk memahami pola cuaca, yang pada gilirannya dapat digunakan untuk perencanaan pengelolaan sumber daya alam. Sub DAS (Daerah Aliran Sungai) Ogan merupakan bagian dari DAS Musi yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan. Sub DAS ini memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya air, mendukung aktivitas pertanian, pemukiman, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitarnya. Curah hujan menjadi faktor utama yang mempengaruhi debit aliran sungai, banjir, dan potensi kekeringan di wilayah ini
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN MELALUI BUDIDAYA MAGGOT DI DESA MARGA MULYA KECAMATAN SINAR PENINJAUAN KABUPATEN OKU Kartika Sari, Enda; Zico Patera, Rega; Saipul, Saipul; Suryadi, Rudy; Anggraini, Annisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1643-1649

Abstract

Sampah rumah tangga menjadi salah satu masalah lingkungan yang signifikan di berbagai daerah, termasuk di Desa Marga Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten OKU. Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, mengganggu estetika lingkungan, serta menjadi sumber berbagai penyakit. Sebagian besar sampah yang dihasilkan berasal dari limbah organik yang sebenarnya dapat dimanfaatkan kembali dengan cara yang ramah lingkungan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang melibatkan warga secara aktif dan memberdayakan mereka untuk menciptakan nilai tambah dari limbah yang dihasilkan. Melalui pengabdian ini, diharapkan masyarakat Desa Marga Mulya dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta mengadopsi teknologi budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hasil dari pengabdian ini memberikan hal penting yaitu pengurangan volume limbah rumah tangga, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, maggot yang dihasilkan dari budidaya ini dapat diginakan sebagai pakan ternak alternative yang ekonomis dan memebrikan tamabahn ekonomi bagi masyarakat.
Sosialisasi dan Pemasangan Alat Filtrasi untuk Meningkatkan Kualitas Air Bersih di Dusun Puripan, Lamongan Rahmahwati, Intan; Muzakky, Chezta Ahmad; Izzulhaq, Muhammad Fiky; Khoiriyah, Lilik; Reza, Muhammad Ali; Pusparani, Vena Rizky; Sofia, Emy; Wardani, Dianita; Sandora, Rina; Dioktyanto, Mudzakkir; Fratiwi, Megawati; Suryadi, Rudy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27490

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan masalah krusial di Dusun Puripan. Kondisi geografis dusun pada dataran rendah menyebabkan sumber air tanah sulit didapatkan. Akibatnya, masyarakat bergantung pada air hujan yang ditampung di Waduk. Air Waduk ini memiliki kualitas yang buruk, yaitu keruh dan berbau, sehingga tidak memenuhi standar kesehatan dan kebersihan yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No. 32 Tahun 2017. Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air dari Waduk agar layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Metode yang diterapkan meliputi tiga tahap. Pertama, Persiapan, berupa survei lokasi dan kualitas air serta penentuan titik pemasangan alat. Kedua, Sosialisasi, untuk memberikan wawasan tentang pentingnya air bersih sesuai standar. Ketiga, Pemasangan Alat Filtrasi PVDF Membrane with Lining 5000 L pada sistem perpipaan, yang ditempatkan di antara pompa dan tandon. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari warga yang didorong oleh tingginya kasus penyakit akibat air kotor. Pemasangan alat filtrasi berbasis teknologi PVDF Ultrafiltrasi (UF) Membrane berhasil menyaring air Waduk yang keruh menjadi air bersih sebelum didistribusikan ke rumah-rumah. Program ini berhasil terlaksana dengan sukses, meskipun terdapat kendala akses geografis. Diharapkan program ini dapat meningkatkan penggunaan air bersih, mengurangi risiko penyakit, dan menjadi model solusi bagi daerah lain yang menghadapi masalah air serupa.