Damajanti Kusuma Dewi
Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dukungan Sosial Suami dan Penerimaan Diri dengan Tingkat Stres Pada Wanita Menjelang Masa Menopause Motiena Yulia Widaryanti; Damajanti Kusuma Dewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.589 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v8n1.p61-67

Abstract

Menopause is a natural process that will be experienced by all women. Menopause characterized with the symptoms that can be stressful for women. This problem can be solved with husbands social support and their self-acceptance when approaching menopause. The aim of the study are determine the correlation between husbands social support and woman self-acceptance with their stress level when approaching menopause. Quantitative method are used in this study, with 50 mothers in the village Lontar District of Sambikerep, Surabaya as the subject. The data were analyzed by using product moment correlation technique. The result of the study show there are significant relationship between husbands social support and woman self-acceptance with their stress level. The result of multiple linear regression analysis obtained significance value of 0,002 with a value Rsquare=0,236, meaning there is a significant relationship between social support and self acceptance husband with stress level in women approaching menopause. Abstrak: Menopause  adalah  proses  alami  yang  akan  dialami  oleh  semua  wanita.  Perubahan  menuju  masa menopause ditandai dengan gejala-gejala yang dapat menimbulkan stres bagi wanita. Hal ini dapat diatasi dengan pemberian dukungan sosial oleh suami dan memiliki penerimaan diri pada wanita menjelang masa menopause. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial suami dan penerimaan diri dengan tingkat stres pada wanita menjelang masa menopause. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 50 ibu-ibu di wilayah Kelurahan Lontar Kecematan Sambikerep, Surabaya. Berdasarkan hasil analisis data secara parsial dengan teknik korelasi product moment, diketahui bahwa dukungan sosial suami dengan tingkat stres dan penerimaan diri dengan tingkat stres memiliki hubungan yang signifikan. Hasil analisis regresi linier berganda didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,002 dengan nilai R=0,236, berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial suami dan penerimaan diri dengan tingkat stres pada wanita menjelang masa menopause.
Self Esteem dan Self Disclosure Pada Mahasiswa Psikologi Pengguna Blackberry Messenger Ferdiana Suniya Prawesti; Damajanti Kusuma Dewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.721 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v7n1.p1-8

Abstract

The purpose of this research is to determine the correlation between self esteem and self disclosure of Psychology students of Universitas Negeri Surabaya who are using a social network of blackberry messenger. This research used quantitative method with correlational research design. Participants in this research were 187 students of Psychology students who have blackberry messenger accounts and are active users of blackberry messenger. Data collected using self esteem and self disclosure scales and analyzed using product moment correlation. The result shows that the coefficient correlation is 0,315 in the significant level 0,000 (p>0,05), which means that hypothesis of this research œthere is correlation of self esteem and self disclosure to the Psychology students of Universitas Negeri Surabaya who are using a social network blackberry messenger is accepted.Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self esteem dengan self disclosure mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya pengguna jejaring sosial blackberry messenger. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional. Partisipan penelitian ini berjumlah  187 mahasiswa yang memiliki akun blackberry messenger serta merupakan pengguna aktif blackberry messenger. Penelitian ini menggunakan instrument skala self esteem dan skala self disclosure yang dianalisis menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis uji Product Moment menunjukkan hasil korelasi sebesar 0,315 pada taraf signifikasi p = 0,000 (p>0,05), artinya menunjukkan bahwa hipotesis œada hubungan self esteem dengan self disclosure pada mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya pengguna jejaring sosial blackberry messenger diterima.
Life History Proses Perubahan Diri Mantan Narapidana Residivis Mega Kurnia Utama; Damajanti Kusuma Dewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.529 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v6n1.p18-34

Abstract

The processs of changes among ex-recidivist convict is interesting issues in terms of how they face problems of living with society that impact on self-change. The purpose of this study was to explore the experience of an ex-recidivist convict in struggling to reintegrate into society. This research used qualitative approach with life-history method. One participant who is an ex-recidivist convict and two significant others were involved in this study.  Data collected using semi-structured interviews and analyzed using narrative analysis. This study reveals 4 (four) major themes, the participants life before his change, the participants self-transformation, the ways he takes to face the obstacles of change and  social context of the  changing process. In general, the result of this study shows that the participant has succeeded his changing process which is signed by the fact that he does not do any criminal acts or another negative behaviour anymore. The self-changing has been increased by the participant through his efforts to change his surrounding environment into the better condition. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana proses perubahan mantan narapidana residivis baik dari segi permasalahan yang muncul serta dampak perubahan diri pada individu. Penelitian bertujuan mengungkap bagaimana pengalaman partisipan terkait proses perubahan, cara partisipan dalam menghadapi hambatan, serta keadaan lingkungan sosial pada proses perubahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode life history dengan analisis data naratif. Pengambilan data menggunakan metode wawancara semi-tersturktur yang terdiri dari 1 partisipan inti dan 2 orang significant other. Peneltian menghasilkan 4 tema besar yaitu kehidupan partisipan sebelum berubah, proses perubahan diri, cara menghadapi hambatan, kondisi lingkungan sosial dalam proses perubahan. Hasil secara umum menunjukkan bahwa partisipan berhasil dalam proses perubahannya yang ditandai tidak kembali melakukan tindakan kriminal ataupun perilaku negatif lainnya. Perubahan diri juga partisipan tingkatkan dengan usahanya dalam mengubah lingkungan.