Sri Lestari
Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konflik Kerja Keluarga pada Tenaga Kesehatan Perempuan selama Masa Pandemi Covid-19 Ajeng Pradipta Fitriana; Try Anggraini; Dela Fadila; Galang Setyo Pambudi; Metanisa Rofi Hamtina; Sri Lestari; Nanik Prihartanti
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 3 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.018 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v13n3.p365-376

Abstract

The COVID-19 pandemic has made health workers have anadditional task load as the vanguard of ef orts to fightCOVID-19. This causes female health workers to find itdif icult to fulfill their family duties properly because they spend more time at work. This study aims to analyze the work-family conflict experienced by female health workers during the pandemic. This study used a qualitative phenomenologicalapproach in which data was collected through semi- structured interviews. The research participants were 5women who have dual roles as housewives and healthworkers. The research data were analyzed using thematictechniques. This study revealed that work-family role conflictoccurs in female health workers. This conflict has an impacton the participants' physical and psychological conditions. The implication of this research is that preventive ef orts arecarried out to fulfill work-family activities such as telling thehardship and asking for help from those closest Pandemi covid-19 membuat tenaga kesehatan mendapatkan tambahan beban tugas sebagai garda depan upaya melawan Covid-19. Hal ini menyebabkan tenaga kesehatan perempuan mengalami kesulitan untuk memenuhi tugas-tugasnya keluarga dengan baik karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis fenomenologi yang datanya dikumpulkan melalui wawancara. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik tematik. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa kurangnya waktu bersama dengan keluarga menyebabkan tenaga kesehatan merasa bersalah. Implikasi dari penelitian ini yaitu upaya preventif yang dilakukan untuk memenuhi kerja keluarga seperti bercerita dan meminta bantuan kepada orang-orang terdekat, berusaha mengatur waktu dengan baik serta lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.