Dedi Fazriansyah Putra
Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect Of Turmeric Extract (Curcuma Domestical) On Egg Hatchability and Survival Larvae of Pomfret Fish (Colossoma Macropomum) Zulfahmi Zulfahmi; Dedi Fazriansyah Putra; Iko Imelda Arisa; Muhammad Muhammad
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 3, No 1: April (2023)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v3i1.29731

Abstract

The success factor in the cultivation of pomfret (Colossoma macropomum) is related to cultivation techniques, from parent selection to the quality of eggs at hatching. Hatching media must be free from parasites, in the form of bacteria, fungi and other disturbances that cause eggs to die. Parasite attacks on eggs can be prevented, one of which is natural ingredients that are safe to use such as turmeric (Curcuma domestical). The purpose of this study was to test the effectiveness of turmeric extract (Curcuma domestical) on egg hatchability and survival rate of pomfret fish (Colossoma macropomum) larvae. This study was structured using a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments with 4 replications, namely: treatment A (Without C. domestical Extract), Treatment B (Concentration 5 ml/L C. domestical Extract), Treatment C (Concentration 10 ml/L C. domestical Extract) treatment D (Concentration 15 ml/L C. domestical Extract) and treatment E (Concentration 20 ml/L C. domestical Extract). The results showed that soaking pomfret eggs with a concentration of turmeric extract (Curcuma domestical) 15 ml/l gave a significant effect on egg hatchability by 58,25% and larval survival by 87,86%. The conclusion of this study is that soaking with turmeric extract at a concentration of 15 ml/L is not too significant for egg hatchability and survival of pomfret larvae.Keywords: Curcuma domestical extract, pomfret fish, egg hatchability, survival rate
Aspek Biologi Dan Hubungan Panjang Berat Udang Swallow (Metapenaeus Ensis), Udang Putih (Panaeus merguiensis) Dan Udang Dogol (Metapenaeus monoceros Fab.) Di Perairan Aceh Utara Ardiansyah Ardiansyah; Muhammadar Muhammadar; Dedi Fazriansyah Putra
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 1, No 2: Agustus (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Matang Puntong Seunuddon Kabupaten Aceh utara merupakan wilayah pesisir yang sangat potensial dalam bidang Kelautan dan perikanan. Potensi perikanan diwilayah ini salah satu diantara nya adalah udang dengan nilai ekonomis tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi seperti mengidentifikasi jenis meliputi hubungan panjang berat dan nisbah kelamain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penarikan acak sederhana yaitu dengan mengambil sampel udang secara acak dari satu bakul hasil tangkapan nelayan dalam 1 kali berlayar. Sampel udang diambil 10% dari total hasil tangkapan nelayan kemudian diukur panjang dan ditimbang beratnya. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan April 2021 dipesisir pantai Desa Matang Puntong, Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis udang yaitu udang swallow dengan kisaran panjang 95-150 cm, udang putih dengan kisaran panjang 12 – 90 cm, dan udang dogol dengan kisaran panjang 59 – 96 cm dengan karakteristik pertumbuhan udang baik jantan maupun betina adalah allometrik negatif. Berdasarkan perhitungan nisbah kelamin didapatkan rasio perbandingan udang swallow jantan dan betina sebesar 1:0,60 dengan nilai tes chi square 4,353,77 dan udang dogol dengan perbandinagan sebesar 1:23 dengan nilai tes chi square 4,350,63.