Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kecakapan Pawang (Nahkoda) Dalam Mengoperasionalkan Alat Tangkap Purse Saine Marjoni Marjoni; Jasnur Syahputra
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 2, No 2: Agustus (2022)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v2i2.28219

Abstract

Alat penangkapan ikan purse seine atau ''pukat cincin'' adalah alat tangkap yang sifatnya mengurung atau melingkari gerombolan ikan dengan jaring kemudian tali kerut (purse seine) ditarik sehingga jaring membentuk kantong yang besa, Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui kecakapan pawang dalam mengoperasikan alat tangkap purse seine (2) Mengetahui fishing ground alat tangkap purse seine (3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi operasi penangkapan ikan dengan alat tangkap purse seine. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, wawancara dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif. Sebanyak 30 orang pawang kapal purse seine di PPP Lampulo telah dijadikan responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pawang kapal purse seine di PPP Lampulo mayoritas berumur 41-50 tahun, tingkat pendidikan pawang rata-rata SMP, mayoritas pawang di PPP Lampulo memiliki pengalaman di atas 5 tahun, pawang di PPP Lampulo hanya memiliki Surat Keterangan Kecakapan (SKK) dalam mengoperasikan kapal. Umumnya pawang kapal purse seine di PPP Lampulo memiliki kecakapan yang memuaskan apabila ditinjau dari cara menentukan daerah penangkapan, mencari gerombolan ikan, mengumpulkan gerombolan ikan dan teknik pengoperasian alat tangkap.
Influence of the environmental challenges on the resilience of purse seine fisherman in Kutaraja oceanic fishing port, Banda Aceh Jasnur Syahputra; Sugeng Hari Wisudo; Eko Sri Wiyono; Mustaruddin Mustaruddin
Depik Vol 14, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.2.46231

Abstract

Purse seine fishermen in Kutaraja Oceanic Fishing Port, Banda Aceh, face various socio-economic and environmental challenges that affect the sustainability of their fishing activities. This study aims to identify and analyze the factors influencing the resilience of these fishermen in facing such challenges. A quantitative approach was employed through a survey method, and data were collected from 100 purse seine fishermen using structured questionnaires. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics with multiple linear regression models. The findings show that income and social support significantly affect fishermens resilience, with p-values of 0.002 and 0.015 (p 0.05), respectively. Meanwhile, education and environmental conditions have less influence, indicated by p-values of 0.089 and 0.122 (p 0.05). The coefficient of determination (R) is 0.68, suggesting that 68% of the variance in fishermens resilience can be explained by these four variables. The practical implications of this research highlight the importance of empowering fishermen through enhanced access to education, skills training, and social infrastructure development to strengthen their resilience in dealing with environmental and economic changes in the fisheries sector. The study concludes that economic and social support systems are key drivers in improving fishermens adaptive capacity.Keywords:ResiliencePurse seineFishermenEnvironmentalBanda Aceh