Windadari Murni Hartini
Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The effectiveness of blood donation counseling in increasing blood donation knowledge in high school students in Garut, West Java Windadari Murni Hartini; Rudina Azimata Rosyidah; M. Imron Mawardi; Balgis Gustian
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2: June 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.115 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i2.1932

Abstract

Blood donation is a voluntary practice of donating blood to be stored in a blood bank and then used for blood transfusions. In Indonesia, blood donation is still a seasonal practice as it is only conducted during certain events. Therefore, health promotion such as counseling is needed to increase public knowledge about blood donation. This study aimed to evaluate the difference in knowledge of donors before and after receiving counseling at SMA Negeri 16 Garut, West Java. This research used a Pre-Experimental method and has not yet become an actual experiment as external variables still affect the formation of dependent variables. The research design used was a One Group Pretest-Posttest Design. The sample was selected using Simple Random Sampling technique with a total of 75 students as respondents. The results showed that before receiving counseling, only 4 respondents had inadequate knowledge of blood donation (0-55%), while 71 respondents had sufficient knowledge of blood donation (56-75%). However, after receiving counseling, knowledge of blood donation increased significantly where all respondents had good knowledge of blood donation (76-100%). The Wilcoxon test showed a significant value of 0.000 (P=0.000 less than 0.05), indicating the influence of blood donation counseling on donor knowledge in SMA Negeri 16 Garut, West Java.
PENGARUH PENYULUHAN PENGGUNAAN JAMU KUNYIT ASAM TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DUSUN NGEMPLAK, CATURHARJO, SLEMAN Yuni Eka Rahayuningsih; Rini Sulistyawati; Windadari Murni Hartini
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 8 No 2 (2025): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v8i2.125

Abstract

Teenagers often experience menstrual pain or dysmenorrhea caused by hormonal cycle instability and abnormalities in uterine contractions. The use of turmeric acid herbal remedy is believed to alleviate menstrual pain. Its phenolic compounds have antioxidant, analgesic, antimicrobial, and anti-inflammatory properties. The active compound curcumin can inhibit the enzyme cyclooxygenase, thereby reducing pain. The lack of knowledge among teenagers may discourage them from utilizing the turmeric acid herbal remedy. Counseling is one way to enhance knowledge; therefore, this study aims to determine the effect of counseling on the use of turmeric acid herbal remedy on the knowledge level of teenagers in Ngemplak Hamlet, Caturharjo, Sleman. This research uses a pre-experimental method with a pretest and posttest design, while the sampling technique employed is total sampling involving 60 female adolescent respondents. The research instrument consists of a questionnaire containing a list of questions, and the informational media used includes brochures and PowerPoint presentations. The results of the study show an average pretest score of 60.40 and a posttest score of 79.43, categorized as good. The results of the Wilcoxon statistical test show a p-value of 0.000 < 0.05, indicating that there is an effect of the counseling on the level of knowledge regarding the use of turmeric acid herbal medicine to address menstrual pain. Remaja lebih sering mengalami nyeri haid atau dismenorea yang disebabkan oleh ketidakstabilan siklus hormonal maupun abnormalitas konstraksi uterus. Penggunaan jamu kunyit asam dipercaya mampu mengatasi nyeri haid. Kandungan senyawa fenolik berkhasiat antioksidan, analgetik, antimikroba dan antiinflamasi. Senyawa aktif kurkumin mampu menghambat enzim siklooksigenase sehingga mampu mengurangi rasa nyeri. Kurangnya pengetahuan remaja akan mendorong keengganan untuk memanfaatkan jamu kunyit asam. Penyuluhan merupakan salah satu cara meningkatkan pengetahuan, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan penggunaan jamu kunyit asam terhadap tingkat pengetahuan remaja Dusun Ngemplak, Caturharjo, Sleman. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain pretes dan posttest, sedangkan Teknik pengambilan sampel secara total sampling sebanyak 60 responden remaja putri. Instrumen penelitian berupa kuisioner berisi daftar pertanyaan, media penyuluhan berupa brosur dan powerpoint. Hasil penelitian memberikan nilai rata-rata pretest dan posttest 60,40 serta nilai setelah penyuluhan menjadi 79,43 dengan kategori baik. Hasil uji statistic uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 <0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dalam penggunaan jamu kunyit asam untuk mengatasi nyeri haid.
Gaya Hidup Konsumsi Kopi dan Implikasinya terhadap Insiden Hipertensi pada Calon Pendonor Darah Rendi Ariyanto Sinanto; Eva Viaristin; Rudina Azimata Rosyidah; Windadari Murni Hartini
Medika Promkes : Jurnal Kreativitas Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2026): Medika Promkes : Jurnal Kreativitas Kesehatan
Publisher : PT. Promosi Kesehatan Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Hypertension is a significant health problem and can affect a person's eligibility to donate blood. Elevated blood pressure can lead to serious health risks, including stroke and heart attack. One factor contributing to this increase is the caffeine in coffee, which is thought to increase blood pressure, so understanding its impact on potential donors is important. This study aims to analyze the relationship between coffee consumption and the incidence of hypertension among potential donors at the Indonesian Red Cross (PMI) Blood Donor Unit (UTD) in Yogyakarta City in 2025. Methods: The research method used was an analytical survey with a cross-sectional design, using primary data from questionnaires administered to donors. This study was conducted in January 2025 among donors at the PMI Blood Donor Unit (UTD) in Yogyakarta City. A sample of 65 respondents was selected using a purposive sampling technique using questionnaires and digital blood pressure monitors. Univariate and bivariate analyses used the Chi-Square test. Results and Discussion: The results showed that of the 65 respondents, 43 (66.2%) were moderate coffee consumers, 15 (23.1%) were high coffee consumers, and 7 (10.8%) were low coffee consumers. Respondents with no history of hypertension were 32 people (49.2%), with hypertension were 33 people (50.8%). The results of the Chi Square test analysis between coffee consumption and the incidence of hypertension in respondents showed that there was a significant relationship between coffee consumption and the incidence of hypertension in prospective donors at the UTD PMI Yogyakarta City in 2025 with a sig. value (two-sided) = 0.000 (<0.05). Conclusion: There is a significant relationship between coffee consumption and the incidence of hypertension in potential blood donors.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA PRODI D3 TBD SEMESTER VI POLTEKKES BHAKTI SETYA INDONESIA YOGYAKARTA Rudina Azimata Rosyidah; Windadari Murni Hartini; Ni Putu Melisa Yunda Dewi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Juli : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i2.419

Abstract

Kualitas tidur seseorang dikatakan baik apabila tidak menunjukkan berbagai tanda kekurangan tidur dan tidak mengalami masalah dalam tidurnya. Kondisi kurang tidur pun banyak dijumpai pada mahasiswa, karena mahasiswa memilki aktivitas yang padat menyebabkan lebih mudah menderita gangguan tidur. Maka salah satu masalah yang timbul akibat kualitas tidur yang buruk pada mahasiswa adalah penurunan kadar hemoglobin atau yang disebut dengan anemia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar hemoglobin pada mahasiswa Prodi D3 TBD semester VI Poltekkes Bhakti Setya Indonesia Yogyakarta. Metode dari penelitian ini menggunakan survei analitik dengan rancangan Restropective (case control) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan didapatkan besar sampel 52 orang. Pengambilan data primer dari pengisian kuesioner Pittsburgh sleep quality index (PSQI) dan pengambilan darah kapiler. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji pearson product moment. Berdasarkan hasil penelitian tentang hubungan kualitas tidur dengan kadar hemoglobin yaitu terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kadar hemoglobin pada mahasiswa Prodi D3 TBD semester VI Poltekkes Bhakti Setya Indonesia Yogyakarta. Hasil uji statistik pearson product moment dengan nilai signifikansi P value < 0,05 yaitu 0,32 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan kualitas tidur dengan kadar hemoglobin pada mahasiswa prodi D3 TBD semester VI Poltekkes Bhakti Setya Indonesia Yogyakarta.
PERSEPSI PETUGAS UTD PMI KABUPATEN KULON PROGO TENTANG KEBIJAKAN PEMERIKSAAN MALARIA DI DAERAH ENDEMIS MALARIA Windadari Murni Hartini; Rudina Azimata Rosyidah; Yuliana Harahap
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.420

Abstract

Malaria di dalam donor darah dikategorikan dalam penolakan sementara yaitu 3 tahun untuk orang yang pernah menderita malaria dan tetap asimtomatik pada daerah endemik malaria perlu ditambahkan uji saring terhadap antibodi malaria, di UTD PMI Kulon Progo merupakan daerah endemis namun belum melakukan pemeriksaan malaria. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi dari petugas tentang adanya kebijakan pemeriksaan malaria untuk daerah endemis malaria. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara mendalam (in-dept interview). Teknik analisis data berupa melakukan coding, transkrip seluruh data, open coding, axilia coding dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara (in-dept interview) diperoleh bahwa persepsi dari petugas UTD PMI Kabupaten Kulon Progo lima sudah mengetahui diketahui bahwa dari persepsi petugas Kabupaten Kulon Progo tentang adanya kebijakan pemeriksaan malaria, lima dari petugas sudah mengetahui adanya kebijakan pemeriksaan malaria namun, satu dari petugas tidak mengetahui adanya kebijakan pemeriksaan malaria. faktor-faktor yang menjadi hambat adalah kurangnya pengetahuan tentang daerah endemis malaria, tidak adanya biaya, dan kurangnya pelestarian donor darah sukarela.