Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KARET DALAM MENGELOLA HARGA KARET RENDAH DI DESA SUNGAI DUREN, KECAMATAN LEMBAK Mayang Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10644

Abstract

Karet merupakan tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan salah satu penghasil devisa negara. Indonesia merupakan salah satu produsen karet terbesar setelah Thailand dengan jumlah penduduk yang terlibat pada usaha tani karet mencapai 2,2 juta Kepala Keluarga (KK). Sehingga dengan adanya penurunan harga karet pada tahun 2013-2021 sangat berdampak terhadap penurunan pendapatan petani karet. Oleh Karena itu diperlukan strategi untuk meningkatkan pendapatan petani karet agar pendapatan petani dapat stabil atau bahkan dapat meningkat. Penelitian ini dilakukan menggunakan studi literatur untuk menelaah strategi yang dilakukan petani karet untuk meningkatkan pendapatannya. Berdasarkan studi literature dapat disimpulkan bahwa ada beberapa strategi yang perlu dilakukan oleh petani untuk meningkatkan pendapatan petani yaitu peningkatan adopsi klon unggul ditingkat petani, peremajaan karet tua dan pengoptimalan kebun karet dengan memodifikasi jarak tanaman karet menjadi lebih lebar sehinggga dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman sela selama siklus tanaman karet. Selain itu juga pemasaran bokar secara terorganisir salah satunya dengan pemasaran karet melalui UPPB yang sedang digencarkan oleh Dinas Pemerintah Daerah, pola ini dapat meningkatkan bagian harga yang diterima petani sehingga petani mendapatkan harga yang tinggi, namun untuk mengoptimalkan pemasaran teroganisir ini diperlukan peran aktif pemerintah daerah.
THE EFFECT OF CONSUMER PURCHASING POWER ON VALUE ADDED TAX (PPN) IMPLICATIONS ON SALES TAX ON LUXURY GOODS (PPNBM): (Survey on Electronics Consumers at Informa Elektronik PIM Palembang) Mayang Sari; Lesi Hertati; Vhika Meiriasari
JOURNAL OF MANAGEMENT, ACCOUNTING, GENERAL FINANCE AND INTERNATIONAL ECONOMIC ISSUES Vol. 2 No. 3 (2023): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/marginal.v2i3.721

Abstract

This study aims to determine the effect of consumer purchasing power on the implications of value-added tax (VAT) for sales tax on luxury goods (PPnBM). The research population consisted of consumers at Informa Elektronik PIM Palembang, and the research sample was determined using the Slovin formula method. This study falls under the category of quantitative research. The data analysis employed in this study includes descriptive analysis, multiple linear regression analysis, preceded by an analysis of the F-test and t-test, and an analysis of the coefficient of determination (R2). The results of the study indicate that the Consumer Purchasing Power variable has a significant effect on Sales Tax on Luxury Goods (PPnBM). Furthermore, the Value Added Tax (VAT) variable also shows a significant effect on Sales Tax on Luxury Goods (PPnBM).