Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBUATAN DIREKTORI WISATA BERBASIS WEB SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA LAMPUNG Hasan Basri; Suhardi Suhardi
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.815 KB) | DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.746

Abstract

The lack of use of information technology, especially small-scale tourism business, makes the spread of information running slow. Promotions that involve information technology are needed. This article will describe the creation of promotional tools that involve information technology. the activity seeks to create a web-based tourism directory. which will be used to promote Lampung tourism. The objectives of this activity are (1) Availability of a Tourism Directory Portal that can be accessed by the wider community (2) The establishment of a database of new tourist destination potentials in the region of Lampung Province. From the results of the post-activity survey, contributors and visitors gave a positive response. The results shown that the tourism directory portal that has been created can be applied as a means of tourism promotion.
PERANAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENANGGULANGI KECANDUAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG Wawan Hernawan; Mona Dhea Kiranti; Hasan Basri
Journal Media Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v2i2.839

Abstract

Perkembangan teknologi yang di alami oleh dunia sampai dengan hari ini tidak dapat di pungkiri bahwa sudah sangat mencengangkan tanpa terkecuali pada teknologi komunikasi. Kini akibat dari kemajuan teknologi komunikasi yang luar biasa dunia sudah tidak mengenal ruang dan waktu bahkan untuk mengetahui kabar seseorang yang jauh sekalipun hanya butuh waktu hitungan detik tanpa harus menempuh jarak bahkan waktu yang lama. Kemajuan teknologi melahirkan sebuah benda yang dapat dibilang baru yaitu “Gadget” perangkat mekanis yang dapat dengan mudah di pakai. Dibalik canggih serta kemudahan yang diberikan tentu tidak luput dari dampak baik dan dampak buruk yang timbul. Kecanduan gadget sendiri adalah sebuah efek dari penggunaan gadget secara berlebihan dari hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dilakuikan pada SMP Negeri 12 bandar lampung. Dengan memakai tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Yang menjadi narasumber adalah guru,orang tua dan tentu saja siswa-siswi yang aktif bersekolah. Hasil dari penelitian ini yaitu peneliti mengetahui banyak sekali faktor yang menyebabkan siswa kecanduan akan gadget kemudian terdapat banyak sekali dampak yang muncul dari kecanduan gadget  selanjutnya terdapat peranan komunikasi interpewrsonal berupa upaya –upaya yang di lakukan dalam menanggulangi kecanduan gadget pada siswa – siswi upaya yang dilakukan oleh guru dan orang tua selaku orang tua atau agen komunikasi interpersonal terbukti mampu menanggulangi kecanduan gadget pada siswa terjadi perubahan pada siswa dan siswi.
SOSIALISASI TATA PEMERINTAHAN YANG BAIK DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN HUKUM MASYRAKAT DESA MATARAM KABUPATEN PRINGSEWU Topan Indra Karsa; Hasan Basri; Astri Rahayu
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jm-pkm.v4i2.3049

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Desa Mataram, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, melalui sosialisasi tentang tata pemerintahan yang baik (good governance). Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan hukum, diskusi interaktif, pembentukan Duta Hukum Desa, dan penyediaan media informasi hukum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hukum masyarakat dan terbentuknya Duta Hukum yang berperan dalam keberlanjutan edukasi hukum. Selain itu, disampaikan pula pentingnya kontrak tertulis sebagai bentuk perjanjian yang lebih formal dan mudah dibuktikan secara hukum dibandingkan perjanjian lisan, guna menghindari sengketa di tingkat masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi pada terciptanya masyarakat desa yang sadar hukum, transparan, dan berkeadilan. Kata kunci: Kesadaran hukum, good governance, desa sadar hukum, kontrak tertulis, pengabdian masyarakat