Siti Raudah
STIKES Wiyata Husada Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA (L.) URBAN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA LUKA PENDERITA DIABETES MELLITUS SECARA INVITRO Siti Raudah
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.471 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i1.124

Abstract

Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) adalah tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan sediaan obat alami seperti sebagai obat luka, obat diare, dan lain-lain. Kandungan senyawa aktif sebagai antibakteri pada daun pegagan ialah flavonoid, saponin, fenol, tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh ekstrak daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada luka penderita Diabetes Mellitus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda, pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dengan konsentrasi bertingkat 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Uji sensitivitas menggunakan metode difusi menggunakan media Mueller Hinton Agar. Bakteri yang digunakan adalah bakteri Staphylococcus aureus yang diisolasi dari luka penderita Diabetes Mellitus. Analisis data yang digunakan adalah uji Oneway ANOVA. Hasil menunjukkan ada pengaruh ekstrak daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 20% (7,3 mm), 40% (8 mm), 60% (9,7 mm), 80% (14 mm), 100% (18,6 mm). Hasil uji Oneway ANOVA menunjukkan nilai p = 0,000, dimana jika nilai p ≤ α (p ≤ 0,05), maka terdapat hubungan antara ekstrak daun pegagan dengan bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun pegagan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada luka penderita Diabetes Mellitus. Ekstrak daun pegagan dikategorikan kuat pada konsentrasi 80% dan 100%.
MPN TOTAL COLIFORM PADA ES KRIM Siti Raudah; Agus Joko Praptomo; Ananda Mey
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.622 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i2.47

Abstract

Ice cream is processed from raw milk ingredients, in the process of making ice cream dough will greatly determine the quality of the ice cream later. Many factors influence the quality, starting from raw materials, manufacturing processes, freezing processes, and so on. Water used in the manufacture of ice cream must be hygienic and meet sanitary standards. This study aims to determine the MPN Total Coliform description on ice cream sold in Samarinda Ulu District. The MPN method (Most Probable Number) is a method with a Presumptive Test and a Confirmed Test. This research was conducted at the UPTD Regional Health Laboratory of East Kalimantan Province in March 2017 with a sample of 25 ice creams from 25 sellers and the sampling technique used total sampling. The results showed total Coliform MPN results on ice cream in Samarinda Ulu, there were 25 samples examined and the results showed that 22 ice cream samples did not meet the quality requirements with a range of values> 1100 - 9.2 MPN / gr and ice cream that met 3 quality requirements. sample is <3.0 MPN / gr. While the quality requirements for ice cream determined by SNI No. 01-7388-2009 which is <3 MPN / gr