Putri Indah Yanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ethnosocilinguistic study on the language selection at imigrant Pendalungan communities in Gresik Putri Indah Yanti
Leksika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol 16, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/lks.v16i2.13882

Abstract

ABSTRACT This paper is a study that examines the language code used by immigrant communities from the Tapal Kuda area, which is usually referred to as the Pendalungan group (the result of acculturation of Madurese and Javanese cultures who live and settle in the coastal area, in Roomo Pesisir Village, Gresik and their language patterns. This research is a qualitative research because it produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and their observable behavior. The data collection techniques used are observation and interviews. At the data analysis stage, using ethnomethodological techniques in Ethnosociolinguistics. This study produced three language codes for the immigrant community in the Roomo Pesisir region, Gresik with details: 1) Indonesian; 2) Javanese (ngoko and krama); 3) Madurese (rough) language, and seven patterns of language selection in daily interactions by migrants from the Roomo Pesisir region, Gresik. The seven patterns of language selection are 1) everyday language in the family; 2) Language at school/workplace; 3) Language with fellow immigrants from the same area; 4) Language at the event (celebration, vaccine, recitation, etc.); 5) Language with parents; 6) Language based on ethnicity; 7) Language based on social status. The seven language patterns are the result of friction in the use of the three languages by speakers at the same timeKeywords: Etnosiciolinguistic, Language Pattern, Imigrant Communities
KAJIAN ETNOSOSIOLINGUISTIK PADA PEMILIHAN BAHASA MASYARAKAT PENDATANG PENDALUNGAN DI GRESIK Putri Indah Yanti
Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 10 No 2 (2022): Gramatika, Volume X, Nomor 2, Juli--Desember 2022
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31813/gramatika/10.2.2022.429.83--94

Abstract

Abstrak Tulisan ini merupakan penelitian yang mengaji tentang kode bahasa yang dipakai oleh masyarakat pendatang dari wilayah Tapal Kuda, yang biasanya disebut sebagai kelompok Pendalungan (hasil akulturasi budaya Madura dan Jawa yang tinggal dan menetap di wilayah pesisir pantai, di Desa Roomo Pesisir, Gresik beserta pola bahasanya. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif karena menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilakunya yang dapat diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Pada tahap analisis data, menggunakan teknik etnometodologi yang ada dalam Etnososiolinguistik. Penelitian ini menghasilkan tiga kode bahasa masyarakat pendatang di wilayah Roomo Pesisir, Gresik dengan rincian: 1) bahasa Indonesia; 2) bahasa Jawa (ngoko dan krama); 3) bahasa Madura (kasar), dan tujuh pola pemilihan bahasa dalam interaksi sehari-hari oleh masyarakat pendatang wilayah Roomo Pesisir, Gresik. Ketujuh pola pemilihan bahasa tersebut adalah 1) Bahasa sehari-hari dalam keluarga; 2) Bahasa di sekolah/tempat kerja; 3) Bahasa dengan sesama pendatang dari daerah yang sama; 4) Bahasa pada acara (hajatan, posyandu, vaksin, pengajian, dsb.); 5) Bahasa dengan orang tua; 6) Bahasa berdasarkan etnis; 7) Bahasa berdasarkan status sosial. Ketujuh pola bahasa tersebut merupakan akibat dari pergesekan penggunaan tiga bahasa oleh penutur dalam waktu yang sama Kata-kata kunci: Etnososiolinguistik, Pola Bahasa, Masyarakat Pendatang