Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding SNAST

STUDI POTENSI GERAKANTANAH DAERAH TANJUNGSARI DAN SEKITARNYA KECAMATAN NGUNTORONADI KABUPATEN WONOGIRI PROPINSI JAWA TENGAH Putu Putrawiyanta; Miftahussalam _; Dwi Indah Purnamawati
PROSIDING SNAST Prosiding SNAST 2016
Publisher : IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Tanjungsari dan sekitarnya, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, pada musim penghujan rentan mengalami bencana gerakantanah. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui data kondisi geologi permukaan serta kenampakan gerakantanah dilokasi penelitian, sehingga dapat diperkirakan adanya potensi gerakantanah pada daerah penelitian. Gerakantanah pada daerah telitian dipengaruhi oleh bentuk morfologi yang berbukit terjal-sangat terjal, kerapatan sungai, jenis litologi yang mengalami pelapukan tingkat tinggi, curah hujan dan akibat aktivitas manusia. Metode yang digunakan adalah pendugaan geologi permukaan dengan melakukan pemetaan geologi permukaan dan pemetaan titik-titik penyebaran gerakantanah. Tingkat zonasi potensi gerakantanah pada daerah penelitian dibagi menjadi 3 tingkat kerentanan : Rendah, Menengah, dan Tinggi.
KANDUNGAN UNSUR LOGAM DASAR (BASE METAL) Au, Ag, Cu, Pb DAN Zn DENGAN METODA ATOMIC ABSORPTION SPECTROMETRY (AAS) KECAMATAN BUAYAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN KEBUMEN, PROPINSI JAWA TENGAH Andriano Dwichandra; Rindhan Affrizal; Sylvianova Magdalena; Dwi Indah Purnamawati
PROSIDING SNAST Prosiding SNAST 2016
Publisher : IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geokimia adalah ilmu mempelajari tentang keberadaan berbagai jenis unsur serta sebarannya, penggunaan geokimia sebagai metode yang telah berkembang dengan pesat sangatlah tepat, karena geokimia merupakan suatu cabang ilmu kimia mempelajari kelimpahan, sebaran dan perpindahan atau migrasi unsur-unsur bijih atau berhubungan dengan bijih dengan tujuan mendeteksi endapan bijih. Diterapkan pada mineral relatif stabil pada kondisi permukaan bumi (emas, platinum, kalsiterit dan mineral tanah jarang) cocok di daerah yang kondisi ilmiahnya membatasi pelapukan kimiawi. Misal melalui pergerakan pinggir sungai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Atomic Absorption Spectrometry (AAS). Hasil dari pengujian kandungan unsur logam dasar Au, Ag, Cu, Pb, Zn pada daerah sungai aktif, dilakukan pengambilan sampel sebanyak 6 titik. Au (< 0,02 ppm), Ag (< 0,02 ppm), Cu (39,15-61,55 ppm), Pb (1,04-7,94 ppm) dan Zn (63,07-92,99 ppm). 3 perioritas daerah untuk ditinjau kembali untuk eksplorasi Au, Ag, Cu, Pb, dan Zn. Perioritas I: Au, Ag, Cu, Pb, Zn, Perioritas II: Cu dan Pb, Perioritas III: Cu dan Zn. Melalui penelitian geokimia, daerah penelitian ini memiliki potensi adanya mineral berharga, daerah ini layak di selidiki lebih rinci terutama logam mulia. Hasil analisis AAS dari ke-6 titik pengambilan sampel endapan sungai aktif, dianggap sebagai kisaran nilai yang menunjukan kelimpahan normal.