IPA terapan merupakan mata pelajaran yang mendapatkan perhatian penuh di SMK Negeri 5 Kerinci, karena dalam penerapannya terdapat berbagai kendala baik dari guru, peserta didik, maupun sarana dan psarana yang ada di sekolah, adapun kendala yang dihadapi yaitu : (1) pembelajaran kurang aktif, (2) kurangnya rasa ngin tahu peserta didik, (3) pengalaman belajar kurang bermakna, (4) hasil belajar rendah, dan (5) fasilitas labor tidak lengakap. Oleh karena itu, perlu divariasi model pembelajaran yang diterapkan dengan bantuan media yang baik dan tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA terapan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPA terapan di SMK Negeri 5 Kerinci dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning berbantuan media phet. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah One Group Pretest-Postest Only Design, yaitu sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan diakhir pembelajaran sampel diberi postest (tes akhir). Hasil dari penelitian ini yaitu nilai postest peserta didik lebih tinggi dibandingkan nilai preetest. Hal ini dibuktikan dengan analisis data nilai postest menunjukkan angka 76,76 sedangkan nilai preetest 69,60 hal ini menunjukkan bahwa nilai postest dengan pembelajaran menggunakan model discovery learning memberi kontribusi yang sangat baik dengan selisih mencapai 7,16. Karena pembelajran yang diterapkan menggunakan media phet yang cukup menunjang sehingga dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar fisika siswa.