Irwan
SMK Negeri 2 Kerinci

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUKAN ALAT PERAGA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS XI SMK NEGERI 2 KERINCI Irwan
EDU RESEARCH Vol 2 No 1 (2020): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.903 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i1.38

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 2 Kerinci di Kelas XI diperoleh informasi bahwa nilai rata-rata ulanga harian matematika semester ganjil kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2020/2021. Terdapat banyak peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKM. Nilai KKM mata pelajaran matematika di SMK Negeri 2 Kerinci yaitu 75. Pada pembelajaran matematika model pembelajaran yang digunakan masih terpusat pada guru sehingga membuat peserta didik menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran ditambah lagi dengan keterbatasan alat-alat praktikum matematika yang menyebabkan proses pembelajaran tidak berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk dapat mengetahui terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek berbantukan alat peraga sederhana terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen dengan bentuk Pre-Eksperimental, desain rancangan penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri yang sesuai dengan tujuan penelitian, sehingga sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian peserta didik kelas XI yang berjumlah 23 peserta didik dengan kriteria yang ditentukan. Dari hasil belajar yang didapat dari tes akhir setelah pembelajaran, berdasarkan uji normalitas dan homogenitas data hasil belajar satu kelas sampel tersebut diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan homogen, sehingga untuk pengujian hipotesis digunakan uji-t. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai rata-rata hasil Posttest = 79,43 sedangkan nilai rata-rata hasil Pre-test = 46,70 . Karena dan berarti ditolak dan diterima. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek berbantukan alat peraga sederhana terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci.
PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PENERAPAN APLIKASI MATERI TABUNG PADA JANGKI DI SMK NEGERI 2 KERINCI Irwan
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.256 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i1.40

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di SMK Negeri 2 Kerinci, didapatkan bahwa masalah yang dihadapi adalah 1) Sarana pembelajaran matematika berfasilitas minim, 2) Tidak memanfaatkan potensi yang ada, 3) Sarana pembelajaran belum mampu mewadahi standar yang baik untuk peserta didik. SMK Negeri 2 Kerinci memiliki banyak potensi dari sisi geografis baik sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia, sehingga guru-guru dapat melakukan proses pembelajaran berdasarkan potensi yang ada dan berbasis kearifan lokal. Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dengan pengaplikasian materi tabung pada jangki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan (library research). Dalam penelitian jenis ini, dikaji pengetahuan, gagasan, atau temuan yang terdapat di dalam literatur sehingga memberikan informasi teoritis dan ilmiah terkait peran etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi 3 tahapan, yaitu organize, synthesize, dan identify. Hasil dari penelitian ini yaitu pertama, Etnomatematika memfasilitasi peserta didik untuk mampu mengkonstruksi konsep matematika dengan pengetahuan awal yang sudah mereka ketahui karena melalui lingkungan siswa sendiri. Kedua, Etnomatematika menyediakan lingkungan pembelajaran yang menciptakan motivasi yang baik dan menyenangkan serta bebas dari anggapan bahwa matematika itu menakutkan. Ketiga, Etnomatematika mampu memberikan kompetensi afektif yang berupa terciptanya rasa menghargai, nasionalisme dan kebanggaan atas peninggalan tradisi, seni dan kebudayaan bangsa. Keempat, Etnomatematika mendukung kemampuan siswa sesuai dengan harapan implementasi pendekatan saintifik.