Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan penalaran dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fikih dengan strategi pembelajaran problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (PT). Subjek penelitian yang dilakukan adalah siswa Kelas XI KC.2 SMK Negeri 4 Surakarta yang berjumlah 30 siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah penalaran matematis dan hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data melalui observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dalam model aliran deskriptif kualitatif. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh: 1) Peningkatan penalaran matematis siswa terlihat dari peningkatan indikator yang meliputi antara lain: a) Kemampuan berpikir logis sebelum tindakan sebesar 30%, meningkat menjadi 63,33% pada putaran pertama dan putaran kedua meningkat menjadi 76,67%, b) Kemampuan berpikir kritis sebelum tindakan 26,67%, meningkat menjadi 56,67% pada putaran pertama, dan putaran kedua meningkat menjadi 70%, c) Kemampuan menarik kesimpulan sebelum tindakan sebesar 20%, meningkat menjadi 46,67% pada putaran pertama dan putaran kedua meningkat menjadi 63,33%, 2) meningkatkan hasil belajar fikih siswa yang dapat dilihat dari hasil tes tertulis yang memenuhi nilai 75 sebelum aksi sebesar 43,33%, meningkat menjadi 63,33% pada putaran pertama dan putaran kedua meningkat menjadi 80%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran problem solving dalam pembelajaran fikih dapat meningkatkan penalaran dan hasil belajar siswa.