Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN TARIKH (SEJARAH PERADABAN ISLAM) QUESTION STUDENT HAVE Asnidar Asnidar
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i4.389

Abstract

Pembelajaran SKI ada beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, timeline, concept map, Role Playing (Bermain Peran), Active Knowledge Sharing (Aktif Berbagi Pengetahuan), dan sebagainya sesuai dengan materi apa yan ingin disampaikan ketika pelajaran SKI belansung. Belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan peserta didik dalam satuan pembelajaran. Guru bukan hanya sekedar penyampai materi saja tetapi lebih dari itu guru dapat dikatakan sebagai sentral pembelajaran, gurulah yang mengarahkan bagaima proses belajar mengajar itu dilaksanakan. Karena itu guru harus dapat membuat suatu pengajaran menjadi lebih efektif juga menarik sehingga pelajaran yang disampaikan akan membuat peserta didik merasa senang dan merasa perlu untuk mempelajari materi pelajaran tersebut. Rendahnya hasil belajar banyak dihadapi oleh sejumlah peserta didik yang tidak memiliki dorongan belajar dan menganggap pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) adalah pelajaran yang sulit karena secara prakteknya SKI sering diajarkan hanya bersifat informatif saja atau hafalan. Sehingga nilai rata-rata mata pelajaran SKI kurang begitu memuaskan, perlu metode yang menyenangkan.
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM PENDIDIKAN ISLAM (SEJARAH PENDDIKAN ISLAM DARI MASA KE MASA) Asnidar Asnidar
Jurnal Pendidikan Guru Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v3i3.381

Abstract

Pendidikan berlangsung seumur hidup dari buayan hingga liang lahat,keteranganini menguatkan asumsi bahwa pendidikan Nabi Muhammad saw berlangsung mulai ketika beliaulahir hingga wafat. Pendidikan Islam yang biasa dikenal hanya ketika Nabi Muhammad saw mendeklarasikan dirinya utusan Allah swt. Padahal pendidikan Islam sudah mulai semenjak Nabi Muhammad saw dilahirkan sampai ketika beliau mendeklarasikan dirinya rasul hingga wafatnya. Dari ini dapat difahami bahwa pendidikan Islam berlangsung sepanjang hayatnya. Hanya saja, pendidikan yang dilewati oleh Nabi Muhammad saw sebelum turun wahyu pertama bertitik tolak dalam ranah pendidikan “rasa”. Yang mana rasa ini adalah jalinan aqal pada manusia, karena konsentrasi pendidikan Islam mengacu sepenuhnya pada pendidikan aqal. Sebab hanya orang yang beraqallah yang mampu beragama Islam dengan baik.