Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Exploration And Identification Of Antagonic Fungi On The Rhizosphere Of Clove Plants (Syzygium aromaticum L.) In Ambon Island Agustina Widiyanti; Jogeneis Patty; Gratiana N.C Tuhumury
Agrologia Vol 11, No 2 (2022): Agrologia: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Faculty of Agriculture, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajibt.v11i2.1564

Abstract

Antagonistic fungi are a group of fungi that can suppress or inhibit the growth and development of plant pathogens.  This study aimed to isolate the fungus from the rhizosphere of the clove plant (Syzygium aromaticum L.) from two sub-districts of Leihitu Barat and Leihitu, and to test the ability of these isolates to inhibit Rizoctonia solani.  Exploration was carried out using the simple random sampling method, taking rhizosphere soil samples from clove plants from Hatu, Allang, Asilulu and Seith.  Then isolated by the dual culture method after that, identified based on the identification key book and calculated its inhibition against plant pathogens. The results showed that 10 fungal isolates were identified, namely 4 fungal genera, namely Trichoderma, Aspergillus, Penicillium and Rhyzopus.  The soil around the rhizosphere of clove plants contains antagonistic fungi that can inhibit the growth of tomato sprouting pathogens (Rhizoctonia solani).  Obtained 7 isolates of the antagonist fungus Trichoderma sp. with the results of the antagonism test showing the highest inhibition was achieved by isolates of TrichoRCTAL2 (89,52%), and the lowest percentage was by isolates of TrichoRCTAS4 (44,07%).
Eksplorasi Jamur Antagonis Pada Rizosfer Tanaman Kelapa (Cocos nucifera L.) Di Pulau Ambon Andi Ubaidillah; Jogeneis Patty; Abraham Talahaturuson
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 2 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i2.14566

Abstract

Pengendalian hayati merupakan suatu pemanfaatan mikroorganisme yang bertujuan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan identifikasi jamur antagonis serta menguji daya hambat jamur tersebut terhadap Phytopthora palmivora. Penelitian dilaksanakan di lahan kebun kelapa milik petani di pulau Ambon dan di laboratorium Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon, pada bulan Juni – Oktober 2023. Mengggunakan metode eksplorasi dan eksperimen di Laboratorium BBPPTP Ambon untuk uji antagonisme. Bahan yang digunakan yaitu tanah disekitar perakaran tanaman kelapa yang sehat. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling dan menetapkan 4 lokasi di Pulau Ambon. Kemudian sampel tanah dibawa ke laboratorium untuk dilakukan isolasi dan identifikasi serta uji antagonisme. Hasil eksplorasi jamur antagonis rhizosfer tanaman kelapa di pulau Ambon diperoleh empat genus jamur antagonis yaitu Trichoderma, Aspergillus, Rhizopus dan Mucor. Perkembangan penghambatan patogen Phytoptora palmivora oleh isolat Trichoderma menunjukkan bahwa masing-masing isolat tersebut memiliki daya antagonisme. Berdasarkan tingkatan kelas antagonismenya, isolat TrichoRKSW1, TrichoRKSW2, TrichoRKSW4, TrichoRKSW5, TrichoRKLH2, TrichoRKLH4, TrichoRKLH5, TrichoRKNL1, TrichoRKNL3, TrichoRKNL4 dan TrichoRKLBH3 dapat dikategorikan kedalam tingkat antagonisme kelas 1, sedangkan isolat TrichoRKNL2, TrichoRKLBH1, TrichoRKLBH4 dan TrichoRKLBH5 dapat dikategorikan kedalam tingkat antagonisme kelas 2. Isolat Aspergillus, Mucor dan Rhizopus termasuk kedalam tingkat kelas 3.
Kerusakan Tanaman Cengkeh (Zyzygium aromaticum) Akibat Serangan Penyakit Di Kecamatan Saparua Diana Mailuhu; Jogeneis Patty; G.N.C Tuhumury; Victor. L.N. Kewilaa; Riri Sarfan
AGROLOGIA: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman Vol 13 No 2 (2024): Agrologia : Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrologia.v13i2.15591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyakit yang menyerang tanaman cengkeh, intensitas kerusakan tanaman, dan system budiyada cengkeh yang diterapkan petani di Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian lapangan pada areal pertanaman cengkeh milik petani, Sedangkan penelitian laboratorium dilakukan pada laboratorium diagnose penyakit dan laboratorium nematoda Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan penentuan desa sampel secara proporsif yaitu dengan menetapkan 3 desa (Itawaka, Paperu, dan Ullath). Pada setiap desa ditetapkan 5 petani sebagai petani sampel dan penentuan tanaman sampel dilakukan secara acak dengan mengambil 10 tanaman cengkeh dari tiap petani sampel. Intensitas kerusakan tanaman di kecamatan Saparua akibat penyakit bercak daun adalah 11,42% dan penyakit embun jelaga pada petani 3 desa Itawaka yaitu sebesar 16,87% dan tergolong dalam kategori ringan. Teknik budidaya pada tanaman cengkeh di Kecamatan Saparua belum dilakukan dengan baik karena kegiatan pemupukan dan pengendalian penyakit tidak pernah dilakukan pada ketiga desa sampel.